Bahan Bakar dan Ilegal Fishing Menjadi Musuh Nelayan Riau

Senin, 06 November 2017 15:32
Bahan Bakar dan Ilegal Fishing Menjadi Musuh Nelayan Riau

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Nelayan Riau masih harus menghadapi permasalahan seperti keterbatasan bahan bakar, pencurian ikan dan over fishing (penangkapan ikan berlebihan). Dari catatan pemprov Riau, pertahunnya produksi tangkapan ikan Riau hanya 102 ribu ton.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Riau, Ahmad Hijazi di hadapan anggota DPRD Riau, Senin (6/11/2017).

Advertisement

“Permasalahan yang dihadapi nelayan antara lain ancaman ketersediaan bahan bakar, pencurian ikan, dan over fishing, penangkapan ikan secara berlebihan,” ujar Ahmad Hijazi.

Selain itu, menurut Ahmad Hijazi, faktor alam juga sangat berpengaruh kepada nelayan. Faktor alam ini antara lain perubahan iklim dan cuaca, serta tingginya gelombang laut.

Baca: RAPP Sumbang Rp 200 Jutaan untuk Pacu Jalur

Baca: Sekda: Nelayan Riau Mayoritas Miskin

“Perubahan iklim, cuaca, dan tingginya gelombang laut,” tambah Ahmad Hijazi.

Lebih lanjut, Ahmad Hijazi menyebutkan bahwa masalah-masalah inilah yang kemudian menyebabkan mayoritas nelayan di Riau masih miskin. (cr1)