Abu Vulkanik Bisa Rusak Mesin Pesawat

Sabtu, 15 Februari 2014 08:54
BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Puluhan jadwal penerbangan dibatalkan karena hujan abu vulkanik di sebagian wilayah Jawa. Penyebabnya bukan hanya karena tertutup abu, tapi juga karena abu itu berbahaya bagi mesin pesawat.
 
“Awan abu vulkanis sangat berbahaya pada mesin pesawat,” tulis Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Rovicky Dwi Putrohari dalam blog pribadinya seperti dikutip detikcom, Jumat (14/2/2014).
 
Bahaya terbesar dari abu vulkanik ini dalam penerbangan adalah karena abu ini dapat mematikan mesin pesawat. Abu ini berisi materi-materi seperti gelas silikat dalam partikel berukuran 1-5 mm.Titik lebur abu vulkanik yang mengandung silikat ini sekitar 600-800 derajat Celcius. Di sisi lain suhu internal mesin jet sampai dengan 1.000 derajat Celcius.
 
“Jadi partikel silikat ini akan meleleh di kompresor tekanan tinggi dan turbin mesin jet dan kemudian termampatkan lagi di bagian pendingin turbin, menempel pada bilah-bilah propeler dari mesin. Silikat ini mengganggu memampatkan aliran udara di mesin dan dapat menyebabkan mesin tekor atau bahkan berhenti sama sekali,” paparnya.
 
Partikel abu vulkanik juga bisa memenuhi bagian terdepan pesawat dan dapat menyebabkan salah pembacaan pada indikator kecepatan udara, mengganggu aliran udara di sekitar sayap dan mempengaruhi visibilitas dari dek penerbangan.
 
Selain itu, partikel-partikel abu vulkanik juga sangat tajam. Ketika abu-abu itu menyerang sebuah pesawat terbang dengan kecepatan tinggi, mereka mengikis struktur dan microfractures pesawat.
 
“Ujung tombak dari sebuah pesawat yang telah terbang melalui awan abu dapat muncul kasar seolah-olah dengan amplas. Selain itu, udara di kabin, yang dihasilkan dari udara luar, mungkin berisi partikel halus yang berbahaya bagi kesehatan,” jelas Rovicky.(dtc/smr)