• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

600 Ribu Hektar Sekat Kanal, Meranti Jadi Target Pemulihan Gambut

Tim Redaksi by Tim Redaksi
8 Maret 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Badan Restorasi Gambut (BRG) untuk tahun pertama menetapkan sebanyak 600 ribu hektar lahan gambut harus diselamatkan. Kabupaten Kepulauan Meranti jadi target awal oleh lembaga itu untuk dilakukan pemulihan.

Kepada Badan Resorasi Gambut, Nazir Foead mengatakan jika memang harus mengikuti Peraturan Presiden (Perpres), BRG menargetnya sebanyak 2 juta hektar lahan gambut di tahan air yang harus terselamatkan, atau diretorasi.

“Ini dalam artian keadaan ekologisnya harus diperbaiki. Terutama bagimana menjadikan lahan gambut itu selalu basah dan lembab. Idealnya jikapun dilempar obor, tanah itu tidak terbakar karena gambutnya lembab,” katanya, Selasa (08/03/2016).

Dia menambahkan, dari pengalaman sebelumya, di pulau Sumatera dan Kalimantan sendiri, bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), LSM dan universitas, menyakini bahwa upaya sekat kanal yang akan dilakukan bisa berhasil membuat gambut basah.

“Saya pernah melakukan sendiri. Waktu sebelum bagun sekat kanal, saya datang dan saya ambil tanah gambut itu, kondisinya memang kering sekali. Kalau ada api memang terbakar. Tapi setelah dilakukan sekat kanal, setelah beberapa tahun. Tanah tersebut saat dipegang rasanya lembab,” ujar Nazir.

Untuk di Riau sendiri, Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi target utama restorasi gambut dari 600 ribu hektar tersebut. Namun demikian, melihat kondisi gambut di Dumai, Bengkalis dan Siak, pihak BRG tidak boleh lupa.  Dengan kata lain tidak seakan-akan hanya fokus di wilayah meranti saja. Sementara di daerah lain terabaikan.

“Kami akan langsung meluncur ke Dumai lewat darat melintasi Siak dan Bengkalis untuk dapat berinteraksi dan melihat langsung di lapangan,” sambungnya.

Di Kabupaten Kepulauan Meranti sendiri lebih kurang ada 400 kanal lepas. Melihat ini, dia tidak bisa memastikan harus berapa banyak kanal yang akan dibangun untuk dilakukannya sekat kanal. Menurutnya BRG harus melihat dulu bagaimana kondisi kanal yang ada. Mulai dari ukuran kanal hingga tipe kanalnya.

“Kalau diameter kanalnya besar, memang harus dibangun beberapa kanal. Sedangkan kanal yang kecil sekatnya bisa lebih sedikit. Jadi memang harus dipetakan dulu jaringan kanalnya dan luasnya seperti apa. Kalau untuk restorasi, memang hanya dilakukan sekat kanal saja,” ujar Nazir.

Penulis: Melba

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

PIN 2016, Siak Targetkan 55.536 Anak dapat Imunisasi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.