• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Wartawan Riau Kembali Turun Ke Jalan, Hukum Belum Bisa Lindungi Jurnalis

by
16 Agustus 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Sejumlah insan pers di Riau melakukan aksi solidaritas terhadap kasus penganiayaan wartawan yang dilakukan oleh Prajurit TNI AU di Medan Sumatera Utara. Aksi unjuk rasa ini berlangsung di depan kantor Gubernur Riau, Selasa (16/08/2016).

Wartawan di Riau mengutuk tindakan keji yang dilakukan oleh oknum aparat tersebut, mengingat para jurnalis yang bekerja dilindungi undang-undang. Namun demikian kasus penganiayaan seperti ini terus terjadi selama tidak ada tindakan tegas terhadap oknum yang melakukan tindakan tersebut.

“Kami mengutuk tindakan yang dilakukan oleh oknum TNI AU yang telah melakukan penganiayaan terhadap wartawan di Medan. Tindakan itu membuktikan bahwa mental aparat adalah mental begal,” kata Satria Batubara dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Wilayah Riau.

Dia menambahkan tindakan kekerasan kepada wartawan sudah seringkali terjadi. Namun tindakan dan penegakan hukum tidak pernah dilakukan oleh pihak yang berwajib. Walau bagaimanapun, insan pers di Riau tetap akan melakukan kerja dan tugasnya sebagai kontroling publik.

Menurutnya, tugas peliputan yang dilakukan oleh wartawan sah di mata hukum dan harus menadapat perlindungan. Insan pers di Riau meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk melakukan evaluasi terhadap mental aparat negara. Sebab tindakan yang sudah dilakukan oleh oknum TNI AU telah membuktikan bahwa revolusi mental, gagal.

Bukan sekali ini saja perilaku kejam dan anarkis di lakukan oleh aparat. Ini contoh buruk dan harusnya tidak terulang. Kami minta presiden untuk evaluasi. Mental aparat harus dibersihkan dulu. Mana revolusi mental yang di gembar gemborkan oleh presiden,” katanya.

Kado HUT RI 71

Atas peristiwa itu, negara telah menghadiahkan kado hari jadi Indonesia yang ke 71 dengan bingkisan pedih yang membekas di hati insan pers Indonesia. Aksi dilanjutkan ke Lanut Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

Seperti yang diberitakan di banyak media sebelumnya, tindakan penganiayaan terhadap wartawan di Medan itu berawal dari aksi bentrokan yang terjadi antara warga Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia dengan prajurit TNI AU, Senin kemarin. Akibat kejadian itu, dua orang jurnalis yaitu Array Argus dan Andry Safrin turut menjadi korban keberingasan prajurit TNI AU.

Awalnya para awak media melakukan peliputan aksi unjuk rasa warga yang ingin mempertahankan tanah mereka yang akan dijadikan rusunawa. Tiba-tiba bentrokan pecah antara warga dengan prajurit TNI AU. Array beserta Andri Safrin, dan beberapa jurnalis lainnya pun turut diserang secara beringas oleh prajurit TNI AU dengan menggunakan kayu, pentungan, tombak, dan senjata laras panjang.

Penulis: Melba

baca: Lagi-lagi Wartawan Riau di Pukuli dan Kasus Pemukulan Wartawan
 
 
 
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Banyak Bangku Kosong Saat Rapat Pemko Dengan Pemilik di Pergudangan Avian

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.