BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Walikota Pekanbaru, Firdaus MT turut belasungkawa atas musibah kebakaran Pasar Cik Puan Jalan Tambusai, Senin (06/07/2015 malam. Seperti diketahui kebakaran yang terjadi tiap tahun ini telah menghanguskan ratusan lapak jualan pedagang.
“Ini adalah musibah bagi kita semua. Ini adalah cobaan dari Allah, hendaknya kita bisa sabar dalam menghadapi cobaan ini. Apalagi jelang lebaran ini pastinya mereka berharap bisa berjualan tapi malah ada kemalangan ini,” ujar Walikota, Selasa (07/07/2015).
Walikota menjelaskan dirinya menilai musibah kebakaran yang terjadi ini adalah karena kelalaian manusia. “Ini sudah kesembilan kalinya sejak tahun 1988 lalu. Kalau bukan karena kelalaian manusia apalagi. Oleh karena itu kita minta masyarakat untuk selalu waspada dan memperhatikan instalasi listrik yang dipasang di rumah masing-masing,” jelas Walikota.
Dijelaskan Walikota, pasca kebakaran tadi malam, pihaknya bersama-sama dengan Polresta sudah melakukan peninjauan di lokasi pasar.
“Disana kita juga sudah mendengat keluhan-keluhan mereka untuk bisa berdagang kembali. Kita sudah intruksikan juga kepada Dinas Pasar untuk mengusahakan bagaimana caranya lah agar para pedagang ini bisa berjualan lagi secepatnya. Bahkan mereka (pedagang,red) juga sudah meminta kepada kita untuk membersihkan puing-puing bekas kebakaran untuk bisa berjualan lagi, tapi kita belum mengizinkan karena pihak kepolisian masih melakukan identifikasi, dan semua kan ada prosedurnya, mungkin lusalah baru bisa,” jelas Walikota.
Disinggung mengenai apakah ada bantuan langsung yang akan diberikan Pemko untuk pedagang, Walikota mengatakan dirinya masih akan mengecek lagi dana yang ada.
“Kita memang ada yang namanya dana tanggap darurat, nah ini yang akan kita lihat dulu bisa apa tidak digunakan karena semua kan ada prosedurnya. Jangan sampai niat baik ini malah membawa kita ke ranah hukum. Karena banyak daerah yang tersandung.
“Kita memang ada yang namanya dana tanggap darurat, nah ini yang akan kita lihat dulu bisa apa tidak digunakan karena semua kan ada prosedurnya. Jangan sampai niat baik ini malah membawa kita ke ranah hukum. Karena banyak daerah yang tersandung maslah hukum gara-gara bantuan ini. Kita akan cek lagi lah,” terangnya. (Riki)









