• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Upaya Bangkitkan Rel ‘Mati’, Sudah Dibangun Rumah Sampai Sertifikat Tanah Pribadi

by
1 Juli 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC) – Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), punya program membangkitkan lagi rel-rel ‘mati’ yang terbengkalai atau reaktivasi.

Namun ada beberapa kendala yang dalam mereaktivasi rel-rel kereta yang sudah mati ini. Saat ini, lahan yang dulunya menjadi tempat rel kereta banyak yang sudah berubah fungsi.

“Sudah berubah fungsi semua, sekarang cari tanah untuk reaktivasi sudah susah, di antara tanah yang dulunya ada rel sudah ada rumah yang ada sertifikatnya,” Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Prasetyo Boeditjahjono, di Hotel Milenium, Kamis malam (30/6/2016).

Ia menyampaikan, rencana reaktivasi kereta ini sudah dari dulu dicanangkan. Ia mengatakan, Kemenhub akan mereaktivasi jalur rel kereta, dengan syarat tidak dititip lagi oleh pihak operator yaitu PT Kereta Api Indonesia (KAI).

“Kami memang mau reaktivasi dengan catatan kalau kami reaktivasi jangan ditutup lagi oleh teman-teman KAI,” kata Prasetyo.

Kemenhub mencatat ada sekitar 3.343 kilometer (Km) jalur kereta yang sudah lama tidak dipergunakan, dari total 8.159 km atau sekitar 40%. “Jalur kereta yang masih beroperasi 4.816 km dan tidak beroperasi 3.343 km. Semuanya berlokasi di Jawa dan Sumatera,” ujar Prasetyo.(dtc)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

China Minati Proyek Kereta Trans Sumatera dan Sulawesi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.