• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Tumpang Tindih Pengelolaan Aset, Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Diminta Jalin Komunikasi yang Baik

Tim Redaksi by Tim Redaksi
15 Maret 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ketua DPRD Riau, Septina Primawati mengatakan Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru harus menjalin komunikasi yang baik untuk pengelolaan aset.

Seperti diketahui, beberapa aset milik pemerintah terbengkalai di Pekanbaru, seperti Pujasera di Jalan Arifin Ahmad dan juga Pasar Cik Puan, Jalan Tuanku Tambusai.

“Nah, untuk pengelolaannya supaya lebih baik, saya kira antara Pemprov Riau dan juga Pemko Pekanbaru harus menjalin komunikasi yang baik,” ujar Septina, Kamis 15 Maret 2018.

Apalagi, lanjut Septina, aset yang terbengkali itu berada tepat di depan mata Pemprov dan Pemko, sehingga seharusnya ada komunikasi yang baik untuk pengelolaannya.

“Dekat kan, bisa dilihat di depan mata. Jadi, pembenahannya harus bersama-sama,” tambah Septina.

Sementara itu, Asisten II Setdaprov Masperi mengatakan jika Pemko Pekanbaru ingin pengibahan aset Pemprov Riau di Pasar Cik Puan bisa saja dilakukan, tapi itu membutuhkan waktu lama. Oleh sebab itu masalah ini dianggap perlu didudukkan kembali antara Pemprov dan Pemko Pekanbaru. 

“Karena di situ ada aset kami, tentu ada hitung-hitungan hasil karena kami punya aset di sana. Kalau untuk bagaimana mekanismenya terserah sajalah, yang terpenting itu tadi ada tambahan pemasukan untuk menunjang PAD Provinsi Riau,” katanya, Selasa (23/1/2018) di Pekanbaru. 

Masperi menambahkan, kalau memang Pemko Pekanbaru ingin aset itu dihibahkan sepenuhnya, artinya perlu dilakukan penghapusan aset dan itu butuh proses panjang. Sementara bangunan Pasar Cik Puan sudah mangkrak pembangunannya sejak tahun 2012 lalu. 

“Panjang lagi prosesnya kalau harus dilakukan penghapusan aset untuk dihibahkan. Aset Pemprov Riau di sana (Pasar Cik Puan) cukup representatif menurut saya. Persoalannya sekarang Pemko tak bisa beri kepastian dan ingin pasar itu dikelola swasta,” katanya. 

“Kami tak masalahkan itu, asal untuk nilai aset Pemprov Riau di situ bagaimana kejelasannya. Apakah dengan sistem deviden saja atau bagi hasil, tak masalah asal hitungannya jelas,” sambung Masperi. 

“Pemko mau hibah tapi ada prosedur yang harus dilewati. Karena dulu-dulunya itu lahan milik Pemprov Riau dan harus dihapus kepemilikannya. Kan itu ada prosesnya. Solusinya menurut saya berembuk lagi. Kita bicarakan kejelasannya seperti apa,” ujarnya. (bpc2)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

2018, Indonesia Butuh 74 Ribu Guru Agama Baru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.