• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Serangan DBD Meningkat, Diskes Pekanbaru Ingatkan Fogging Hanya Bunuh Nyamuk Besar

by
13 Juni 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat terjadi peningkatan jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang Januari hingga awal Juni 2016 ini. Setidaknya, sudah 661 kasus yang dilaporkan ke meja Diskes.

Kecamatan Payung Sekaki masih menempati posisi tertinggi penghasil kasus DBD dengan 113 laporan. Menyusul Kecamatan Marpoyan Damai dengan 88 kasus, Kecamatan Tampan memunculkan 77 kasus dan sisanya merata terjadi kecamatan lainnya.

Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Gustiyanti, mengatakan, sejauh ini, upaya yang paling baik dilakukan oleh masyarakat adalah menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.

“Cara preventif lebih baik dibanding fogging (pengasapan, red). Pagi kita fogging, sore nyamuk datang lagi. Kebersihan lingkungan dan rumah adalah cara paling baik dilakukan,” papar Gustiyanti, Senin (13/06/2016).

Disampaikannya, proses fogging hanya akan membunuh nyamuk-nyamuk dewasa. Sementara jentik nyamuk tetap hidup dan berkembang biak. Tempat yang kumuh dan lembab menjadi tempat paling aman bagi nyamuk untuk bersarang.

“Fogging memang tetap kita lakukan, tetapi saat ini belum bisa merata di seluruh kecamatan. Karena obat yang yang kita ajukan masih proses lelang. Tetapi kami mengimbau upaya 3 M merupakan obat paling ampuh,” terang Gustiyanti.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru juga terus memaksimalkan tim yang ada untuk sosialisasi ke masyarakat. Mulai dari pihak Puskesmas, kader jumantik dan lainnya. “Kita berharap masyarakat benar-benar memahami ini,” pinta Gustiyanti.(yan)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu
Otomotif

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

...

Read moreDetails
Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Next Post

Pengemplangan Pajak Perusahaan Sawit Berdampak Pada Realisasi Investasi Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.