• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Rekam Kenaikan BBM dari Presiden Soeharto Hingga SBY

Tim Redaksi by Tim Redaksi
22 Juni 2013
KENAIKAN BBM
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM – , JAKARTA – Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional  (DPP PAN) Dradjad Wibowo, mengungkap, rekam jejak antara masa awal versus masa akhir jabatan seorang presiden lebih obyektif dibandingkan dengan seberapa sering menaikkan atau menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM).
Dikatakan, jika harga bahan bakar minyak (BBM  jenis premium) dibandingkan antara posisi pada saat awal masa jabatan dengan saat akhir masa jabatan, atau posisi terakhir untuk Presiden SBY, maka urutannya adalah sebagai berikut; Presiden Soeharto tercatat sebagai Presiden yang paling tinggi menaikkan harga premium, dengan kenaikan 700 persen dari Rp 150 menjadi Rp 1200.
“Pada urutan kedua adalah Presiden SBY, dari Rp 1810 menjadi Rp 6500, atau kenaikan sebesar 359.1 persen. Urutan ketiga adalah Presiden Abdurrahman Wahid, dari Rp 1000 menjadi Rp 1450, atau kenaikan 45 persen.
Presiden Megawati Soekarnoputri pada urutan keempat dengan kenaikan hanya 24.8 persen dari Rp 1450 menjadi Rp 1810. Presiden BJ Habibie menurunkan harga premium 16.7 persen, dari Rp 1200 menjadi Rp 1000,” ujar Drajad Wibowo.Â
Jika Presiden SBY ingin “mengalahkan” rekam jejak Gus Dur maka harga premium harus diturunkan menjadi maksimal Rp 2624.5 per liter sebelum lengser. Sesuatu yang saya lihat secara ekonomi sangat sulit dibayangkan. Lebih sulit lagi jika Presiden SBY ingin “mengalahkan” rekam jejak Presiden Megawati. Karena, harga premium harus diturunkan menjadi paling tinggi Rp 2258.9 per liter,” papar Dradjad Wibowo.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan keputusan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak(BBM) adalah pilihan alternatif terakhir dari pemerintah. Hal itu dilakukan demi menyelamatkan perekonomian Indonesia.
“Pemerintah sadar akan menimbulkan inflasi dan berdampak kepada menurunnya daya beli masyarakat berpenghasilan rendah, ini adalah pilihan sulit dan merupakan alternatif terakhir yang diambil pemerintah,” kata Hatta saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Jumat (21/6/2013) malam.
Hatta mengatakan krisis ekonomi global telah berimbas kepada ekonomi Indonesia. Misalnya menurunnya harga konmoditi dunia dan berdampak ke penerimaan negara.
Kemudian meningkatnya harga minyak dunia dan membengkaknya konsumsi bahan bakar minyak(BBM).
Selain itu lanjut Hatta, menurunnya produksi minyak domestik telah berakibat kepada potensi meningkatnya konsumsi BBM bersubsidi serta berpotensi kepada defisit anggaran yang sudah melampaui 3 persen dan tentu tidak dibenarkan Undang-undang.
Lebih jauh Hatta menjelaskan sebesar 70 persen subsidi juga dirasakan tidak tepat sasaran dan dirasakan kurang adil oleh masyarakat miskin.
“Kita perlu ambil langkah untuk menyehatkan ekonomi kita sejalan dengan APBNP 2013 yang telah diundangkan, maka pemerintah ambil langkah penyesuaian harga BBM,” ujar Hatta.
Dalam pesan berantai dari BlackBerry messenger diungkap urutan kenaikan harga BBM sejak jaman Presiden Soeharto hingga Presiden SBY. (pekanbaru.tribunnews.com)
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau
Ekonomi

Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau

...

Read moreDetails
Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, Bkawan Miliki 113 Agen

BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, Bkawan Miliki 113 Agen

Itel A300+ Resmi Hadir Bawa Baterai 7000 mAh dan Fitur Ultralink Harga Rp2,1 Jutaan

Itel A300+ Resmi Hadir Bawa Baterai 7000 mAh dan Fitur Ultralink Harga Rp2,1 Jutaan

Kredit Korporasi Naik 22,10 Persen, UMKM Ikut Menggeliat 1,62 Persen. Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

Spesifikasi QJMotor CiTO 150, Desain Motorsport Tawarkan Sensasi Berkendara Ala Motor Matic

Spesifikasi QJMotor CiTO 150, Desain Motorsport Tawarkan Sensasi Berkendara Ala Motor Matic

Next Post
BAHAN BAKAR

HARGA BBM NAIK: Hatta Janji Jaga Inflasi, Kalau Perlu Intervensi Pasar!

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.