• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Polisi Buru Pelaku Bakar Lahan di Pelalawan

by
12 Juni 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Polda Riau memburu pelaku pembakar hutan dan lahan (karhurla) seluas 30 ha di Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, Riau. Hingga kini, api di lahan itu belum berhasil dipadamkan setelah dua hari terbakar.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo mengatakan klahan yang terbakar itu merupakan lahan gambut milik kelompok tani dan jauh dari pemukiman.

“Lahan milik kelompok tani itu akan merembet ke lahan perusahaan. Saat ini kita masih menelusuri siapa pelaku pembakaran itu,” ujarnya, Jumat (10/6/2016).

Guntur mengatakan Tim Satgas Penanggulangan Karhutla masih melakukan pemadaman dengan metode Water Bombing menggunakan Helikopter Mi8.  Pemadaman api dilakukan tim Satgas Penanggulangan Karhutla bersama masyarakat. Petugas juga melakukan pembatasan areal terbakar dengan Police Line.

Sebagai langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan, Polisi juga melakukan patroli. Jika ditemukan titik api, maka akan dilakukan pemadaman dini sebelum api membesar.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menemukan 75 titik panas (hotspot) di Sumatra, 39 titik terdeteksi di Riau.

Titik panas di Riau itu tersebar di beberapa kabupaten, diantaranya 13 titik di Pelalawan, 6 di Rokan Hilir, 5 titik di Indragiri Hilir, 4 titik di Siak, 2 titik di Dumai, dan masing-masing satu titik di Kepulauan Meranti, Kampar dan Rokan Hulu.

Sementara itu, titik panas di provinsi lain tersebar 10 titik di Jambi, 9 di Sumatra Utara, 8 titik di Aceh, 5 titik di Bengkulu, 3 titik di Sumatra Selatan dan 1 titik Sumatra Barat.

Kebakaran hutan dan lahan itu dikhawatirkan menimbulkan bencana kabut asap. Pemerintah setempat terus berusaha melakukan pemadaman dan pencegahan.

Sumber: bisnis.com

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Berita Kuansing

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

...

Read moreDetails
5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Next Post

Riau Prioritaskan Janda Dapat Rumah Layak Huni

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.