BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU- Ratusan lapak di Pasar Tradisional Cik Puan ludes terbakar, Senin (06/07/2015) malam. Seperti diketahui hingga saat ini kelanjutan pembangunan pasar cik puan memang masih simpang siur, permasalahannya masih berkutat pada kejelasan aset lahan yang akan dibangun Pasar Cik puan tersebut.
Dengan musibah yang menimpa ratusan pedagang ini, kian memupus asa terwujudnya Pasar Cik Puan. Menanggapi hal ini Walikota Pekanbaru, Firdaus MT juga belum bisa memastikan. Padahal pihaknya sudah mewacanakan Pemko Pekanbaru akan melakukan penghapusan aset lahan milik Pemko untuk menggesa kelanjutan pembangunannya.
Pihaknya belum bisa memberikan kejelasan pasti lanjutan pembangunan pasar cik puan yang sudah terhenti sejak tahun 2012 lalu ini. “Dari apa yang sudah dibahas, kita bersedia menghapus itu dari aset pemko dan menjadikan aset pemprov. Apakah pemprov memberikan hak pengelolaan pada pemko atau mengelola sendiri bagi kita tidak masalah,” katanya dikediaman, Selasa (07/07/2015).
Selain itu yang menjadi persoalan saat ini adalah aset yang sama-sama tercatat di kedua belah pihak sebagai hasil kekayaan sebagai milik Pemko Pekanbaru seluas 7000 meter persegi dan Pemprov Riau seluas 22 ribu meter persegi.
Jika nanti lahan tersebut sudah dihapuskan dari pencacatan aset Pemko Pekanbaru, maka lahan tersebut sepenuhnya akan menjadi aset milik Pemprov Riau. “Untuk pengelolaanya nanti tergantung Pemprov. Apakah mau diserahkan kepada Pemko atau dikelola sendiri oleh Pemrov. Kita ingin, musibah ini menjadi pelajaran bagi kita untuk segera menyelesaikan persoalan ini. Selama ini kita sibuk bicara soal status lahan yang tidak tuntas-tuntas, sementara masyarakat terus menjadi korban,” sebutnya. (Riki)








