• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Masyarakat Bisa Minta ke KY untuk Pantau Sidang

by
26 Mei 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Kepala Perwakilan Komisi Yudisial (KY) Riau, Parulian Siahaan SH mengatakan masyarakat bisa melakukan permintaan kepada KY perwakilan di daerah Riau untuk memantau jalannya proses sidang sebuah kasus yang di peradilan.

“Masyarakat bisa langsung meminta ke kita untuk melakukan pemantauan sidang. Pada dasarnya ada 2 prosedur. Selama ini masyarakat masih kurang mengerti bagaimana mekanisme meminta bantuan kepada KY. Dan kami memang mengakui itu, apalagi dengan umur KY yang masih tergolong baru,” katanya, Kamis (26/05/2016).

Dia menambahkan, secara umum KY lebih fokus dalam melakukan pantauan terhadap etika hakim dalam melangsungkan proses persidangan. Dan wilayah ini juga bisa dilakukan lebih spesifik jika masyarakat secara umum meminta dilakukan pantauan persidangan. Sebab menurut dia, tidak sedikit hakim yang melanggar kode etiknya pasa saat sidang sedang berjalan.

Selain dari permintaan masyarakat, KY juga punya inisiatif untuk melakukan pemantauan terhadap sidang kasus-kasus yang sedang diproses di ruang sidang. “Prosedurnya kalau masyarakat ajukan ke kami, maka kami akan sampaikan dulu ke KY pusat. Setelah dapat persetujuan, kami akan lakukan pantauan itu,” tambahnya.

Menurutnya Komisi Yudisial bukan tidak mau untuk melakukan pemantauan etik pada semua kasus yang sedang bergulir di peradilan. Namun karena masih banyaknya kekurangan yang dialami oleh KY perwakilan daerah, sulit membuat hal tersebut dilakukan pemantauannya secara keseluruhan.

“Tak semuanya, nanti yang memang akan disetujui oleh pusat dengan pertimbangan besarnya pengaruh dan bobot kasus yang sedang berjalan. Karena jika disepakati semua, akan terlalu banyak jumlah kasus yang harus dipantau oleh KY di daerah,” imbuh Lian.

Di KY sendiri hanya ada 4 orang perwakilan KY atau komisioner. Satu orang diantaranya merupakan kepala perwakilan sedangkan tiga orang sisanya merupakan asisten. Dengan empat orang tersebut, KY Perwakilan Riau harus melakukan pengawasan terhadap 16 pengadilan Negeri dan 14 Pengadilan Agama yang ada di Riau dan Kepulauan Riau.

Jika masyarakat hendak meminta bantuan pemantauan terhadap KY, kata Lian, bapak satu anak ini mempersilahkan kepada masyarakat untuk datang ke kantornya yang berada di Jalan Arifin Ahmad, pekanbaru. Nantinya di sana masyarakat akan diberikan formulir pengaduan.

Kalau  masyarakat sama sekali tak paham dengan mekanisme peradilan, anggota KY  akan diturunkan untuk membantu menjelaskan kepada masyarakat,” tambahnya.

Penulis: Melba

 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Pengguna Behel, Ini Perawatan Yang Wajib Dilakukan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.