• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Level Bencana, Warga Pekanbaru Berhak Ungsikan Diri

by
5 September 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Berkaitan dengan situasi udara di Pekanbaru dan beberapa wilayah Riau semakin parah. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengadakan rapat terbuka di RS Awalbros Pekanbaru bersama rekan media kota Pekanbaru.

Dalam pembahasan rapat, IDI menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Riau khususnya Pekanbaru agar mengetahui bahaya dari dampak kabut asap yang dihasilkan dari proses pembakaran organik tidak sempurna, seperti kayu dan dedaunan  sangat berbahaya sebab banyak senyawa serta radikal bebas yang terkandung dalam kabut asap sisa pembakaran.

Ketua IDI cabang Pekanbaru, dr Zul Asdi SpB, M. Kes menuturkan, anak anak, ibu hamil dan manula adalah manusia paling rentan terkena dampak kabut asap.

“Asap ini kelihatannya memang sepele, tapi efeknya dari radikal bebas ini bisa membahayakan janin, anak anak, mereka bisa lebih cepat terkena kanker untuk jangka panjangnya bahkan kematian,” jelasnya di damping  Jumat Kemarin (04/09/2015).

Dalam rapat sosialisasi tersebut, berbagai dokter specialis ahli anak, jantung, syaraf, RHT dan keselamatan kerja yang tergabung di Ikaran Dokter Indonesia menyampaikan dampak dari berbagai kemungkinan yang dapat terjadi jika permasalahan kabut asap tidak segera diselesaikan maka IDI prediksi dalam 10 tahun kedepan Riau bisa jadi penyumbang penyakit kanker terbesar di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan dengan tegas oleh dr Mardiansyah Kusuma Sp Ok sekaligus Sekretaris 3 IDI pekanbaru.

“Saya bisa pastikan jika kabut asap kondisinya masih terus seperti ini dalam jangka waktu 10 tahun Riau bisa jadi penyumbang kanker terbesar di Indonesia,” sebutnya.

Hingga saat hari Sabtu (5/09/2015), Kualitas udara terus berganti ganti dari Sangat Tidak Sehat dan Berbahaya.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) merupakan organisasi kedokteran yang independen dan mandiri, berharap respon tanggap dari pemerintah dalam menanggulangi kabut asap.

“kami mengharapkan dan menyarankan pemerintah harusnya menetapkan kondisi ini sebagai kondisi bencana, kalau kondisinya sudah bencana maka kita berhak untuk meninggalkan bencana,” pungkas Mardiansyah.(nova)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Karhutla di Sekitar Tol Palindra, HKA Siapkan Personel untuk Patroli Hingga Medis. PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura
Hukum Kriminal

PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura

...

Read moreDetails
OJK Riau Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Data Perencanaan Nasional. OJK Terapkan Asas Una Via dalam Penegakan Hukum Pasar Modal, Apa Itu?

OJK Terapkan Asas Una Via dalam Penegakan Hukum Pasar Modal, Apa Itu?

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Next Post

Jika Terbukti Terlibat Karhutla, Izin Perusahaan Akan Dicabut

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.