• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

KLH/BPLH Apresiasi Praktik Pengelolaan Gambut dan Water Sharing di Riau sebagai Model Pencegahan Karhutla Berkelanjutan

Indri Maharani Zaneta by Indri Maharani Zaneta
20 Juni 2026
KLH/BPLH Apresiasi Praktik Pengelolaan Gambut dan Water Sharing di Riau sebagai Model Pencegahan Karhutla Berkelanjutan

KLH/BPLH Apresiasi Praktik Pengelolaan Gambut dan Water Sharing di Riau sebagai Model Pencegahan Karhutla Berkelanjutan

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PELALAWAN – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) terus memperkuat upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui tata kelola air yang inklusif dan berbasis sains. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Moh Jumhur Hidayat, meninjau langsung sistem berbagi air (water sharing) dan pemantauan emisi di area operasional PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
Menteri Jumhur menegaskan bahwa pencegahan karhutla memerlukan pendekatan kolaboratif yang tidak hanya berfokus pada kawasan konsesi, tetapi juga menjangkau wilayah masyarakat di sekitarnya.

“Kita melihat mitigasi bencana kebakaran lahan, kolaborasi antara korporasi dengan masyarakat. Dan hari ini kita melihat juga bagaimana water management atau tata kelola air, untuk memastikan gambut-gambut atau lahan gambut ini terairi tidak hanya pada kawasan konsesi, tetapi juga pada kawasan masyarakat. Itu yang terjadi,” ujar Menteri Jumhur.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Jumhur melihat langsung sistem pengelolaan tata air gambut yang dilakukan melalui pembagian zona berdasarkan keseragaman elevasi lahan. Infrastruktur hidrologi seperti pembangunan dan pemeliharaan sekat kanal serta pemantauan tinggi muka air terus disempurnakan untuk menjaga kondisi gambut tetap basah, sehingga risiko karhutla dapat ditekan seminimal mungkin.

Selain itu, KLH/BPLH juga memberikan perhatian pada pentingnya keterbukaan data ilmiah dalam mendukung mitigasi perubahan iklim. Di lokasi, Menteri Jumhur meninjau operasional menara pemantauan gas rumah kaca (GRK) yang mengukur laju aliran karbon dioksida (CO₂) dan metana (CH₄) secara waktu nyata (real-time). Data hidrologi dan emisi tersebut menjadi landasan penting dalam penyusunan strategi pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan.

Menteri Jumhur menilai praktik yang diterapkan APRIL Group dapat menjadi contoh yang baik bagi industri lain dalam mengelola kawasan gambut dan memantau emisi secara berbasis data. Ia menekankan bahwa pengelolaan gambut tropis di Indonesia perlu terus dikembangkan melalui pendekatan ilmiah yang didukung oleh kolaborasi berbagai pihak.

“Pencegahan kebakaran hutan dan lahan adalah tanggung jawab bersama. Semua pihak harus mengambil peran. Praktik seperti water sharing dan pembangunan sekat kanal yang kami lihat merupakan contoh kolaborasi yang perlu terus diperkuat, sehingga upaya pencegahan kebakaran dapat berjalan lebih efektif,” tutup Menteri Jumhur.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur PT RAPP, Sihol Aritonang, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian KLH/BPLH terhadap pengembangan pengelolaan gambut berbasis sains. Ia menegaskan bahwa perusahaan akan terus mengambil bagian dalam mendukung agenda lingkungan nasional melalui pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan, upaya pencegahan kebakaran, serta pengembangan ilmu pengetahuan yang dapat menjadi rujukan dalam pengelolaan gambut tropis di Indonesia.

“RAPP berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam mendukung agenda lingkungan nasional, termasuk melalui pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan dan upaya pencegahan kebakaran. Kami juga mendukung upaya pengembangan riset dan ilmu pengetahuan Indonesia di bidang pengelolaan lahan gambut tropis, termasuk pengukuran emisi, sebagai landasan bagi kebijakan dan praktik pengelolaan yang berbasis sains,” jelas Sihol.

Menurut Sihol, tantangan perubahan iklim dan perlindungan ekosistem gambut memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan kalangan akademisi. Karena itu, perusahaan terus mendorong berbagai inisiatif yang tidak hanya berfokus pada operasional perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi pengelolaan lanskap yang lebih luas.

Tak hanya fokus pada pengelolaan gambut, kunjungan kerja KLH/BPLH juga menyoroti upaya transisi energi bersih melalui peninjauan instalasi panel surya berkapasitas total 50 MW. Proyek energi terbarukan ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan APRIL2030 melalui pilar Climate Positive. Melalui komitmen tersebut, APRIL terus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim melalui pendekatan berbasis sains, pengelolaan lanskap yang bertanggung jawab, perlindungan ekosistem, serta peningkatan pemanfaatan energi terbarukan.

Melalui integrasi antara pengelolaan tata air, pemantauan emisi berbasis sains, dan pengembangan energi bersih, upaya pencegahan karhutla dan mitigasi perubahan iklim diharapkan dapat terus diperkuat demi menjaga kelestarian lingkungan serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.***

Tags: APRAPRILAPRIL2030APRILGROUPRAPP
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Indri Maharani Zaneta

Indri Maharani Zaneta


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

RAPP dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan melalui Founders Day 2026
Berita

RAPP dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan melalui Founders Day 2026

...

Read moreDetails
Kegiatan imunisasi dan pengukuran tumbuh kembang anak pada rangkaian kegiatan pra event Founders Day 2026.

RAPP Gelar Rangkaian Kegiatan Berbagi bagi Masyarakat di Founders Day 2026

Medy, Ketua Kelompok Tani Tanjung Pulai menggemburkan lahan sawah menggunakan hand tractor bantuan CD RAPP.

Asa Kelompok Tani Tanjung Pulai Sejahtera Mandiri Lewat Budidaya Padi di Pelalawan

Pengukuran lingkar kepala oleh kader posyandu didampingi tim CD RAPP untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan pada anak.

RAPP Perkuat Kapasitas Kader di 320 Posyandu, Dukung Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau

31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota

31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota

KDD Riau Kompleks Kumpulkan 1.083 Kantong Darah, Perkuat Kepedulian Kemanusiaan Lewat Donor Darah

KDD Riau Kompleks Kumpulkan 1.083 Kantong Darah, Perkuat Kepedulian Kemanusiaan Lewat Donor Darah

Next Post
Menkeu Sebut APBN Tidak Perlu Dihitung Ulang Akibat Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp17.830

Suku Bunga Acuan Naik hingga 100 Basis Poin, Ini Penjelasan BI

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.