• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Hama Ulat Menyerang Sayur Petani di Lereng Merapi

by
27 Juli 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM ( BPC), TANAH DATAR – Musim panas panjang sebulan belakangan berdampak buruk bagi tanaman sayur petani di Kaki Gunung Merapi. Disamping juga pertumbuhan tanaman sayur, cabe, terung, dan palawija lainnya kerdil, juga menyebabkan hama ulat mengganas.

“Hama ulat sekarang menyerang tanaman sayur Manis. Daun yang segar-segar dimakan ulat, hingga berlobang-lobang dan tidak bisa dipanen. Tentu saja akibat hama ulat ini kita merugi,” jelas Irjon, salah seorang petani di Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanahdatar, Propinsi Sumatera Barat, kemarin.

Dia menyebut, hama ulat yang banyak dan ganas itu baru beberapa minggu belakang bermunculan. Padahal disampaikannya, sebelum bulan puasa lalu, tanaman sayur Manis milik petani baik-baik saja.

Namun, hama ulat diduga kuat muncul setelah panas panjang selama satu bulan saat Puasa ramadhan lalu, menyebabkan ulat mudah berkembang dan menyebar menyerang tanaman sayur Manis petani sejak satu minggu lalu.

“Mungkin ulat ini muncul karena panjangnya musim panas bulan lalu. Biasanya penyakit tanaman banyak saat musim panas dan sesudahnya. Sekarang musim hujan sudah mulai tiba, tapi sekarang ulat masih banyak,” sebutnya.

Tidak saja hama ulat yang menyerang tanaman sayur Manis, tetapi kini petani cabai merah dan rawit juga cemas karena cabai yang mereka tanam umumnya tumbuh kerdil. Bahkan kebanyakan diantara tanaman cabai itu dihinggapi penyakit kriting dengan daun bergulung dan warnanya berbeda.

Salah seorang petani cabai dan palawija lainnya, Mulia, menyebut jika cabai merah yang ditanamnya menjelang puasa lalu kini pertumbuhannya kerdil. Pertumbuhannya disamapikan Mulia, tidak rata bahkan banyak yang mati.

“Pertumbuhannya tidak rata, kemudian diantara yang sudah besar dihinggapi penyakit kriting dengan daun bergulung dan menguning. Dan sebahagian bahkan belum tumbuh dan mati,” sebutnya.

Menurutnya, kerdilnya pertumbuhan tanaman cabai dan munculnya penyakit kriting disebabkan minimnya air, dan kurangnya serapan makanan akibat tidak menyatu dengan tanah karena panas.

“Memang beberapa waktu lalu musim panas panjang, tentu saja berdampak bagi kesuburan tanaman cabai dan sayur lainnya. Akibatnya pertumbuhannya kerdil dan tidak sesuai dengan jangka waktunya,” sebutnya.

Petani berharap, agar hama penyakit yang menyerang tanaman palawija petani segera berlalu, sehingga kerugian yang diderita masyarakat petani semakin kecil. “Cepat berlalu hendaknya, sehingga kita tidak rugi terlalu besar. Kemudian kita juga berharap harga jual petani hendaknya bisa stabil dan tidak turun agar ruginya tidak bertambah banyak,” jelasnya berharap.

Penulis: Khatik

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal
Ekonomi

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

...

Read moreDetails
Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

Next Post

Selain Gula Pasir, Bulog Riau Ajukan Penambahan 10 Ton Daging

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.