• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Geliat Saham Pertambangan Masih Lesu di 2016

by
19 Mei 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – PT Relience Scurities memproyeksikan saham pertambangan masih menunjukkan geliat lesu sepanjang tahun 2016 ini. Menurut analisis Sales Equity PT Relience Scurities, Hermawan Wahyudi memproyeksikan, sudah 4 tahun belakangan untuk harga komoditi ini tidak menunjukan geliat yang positif.

Terutama dengan anjloknya harga minyak dunia pada akhir tahun 2015 hingga awal tahun 2016 ini. “Kuartal terakhir uptrand harga minyak diprediksi bisa mencapai harga 50 dollar AS,” katanya, Kamis (19/05/2016).

Namun demikian, tahun ini beberapa analis memperkirakan untuk uptrand harga oil cukup menjanjikan. Namun yang masih mengalami pergerakan negatif di sektor pertambangan adalah batu bara.

Dia mencontohkan untuk PT Indika Energi, kenaikan penjualan perusahaan itu masih belum terlalu kuat. Namun demikian lirikan investor sudah mulai memberikan sentimen positif.

“Sekarang memang naik dari harga Rp140 per lotnya, kini menjadi Rp670 per lotnya. Lirikan investor sendiri sudah mulai selektif. Tapi belum signifikan. Terutama saham yang menawarkan energi pertambangan batubara,” tambahnya.

Sementara ini, dia masih merekomendasikan ke investor untuk memberi saham-saham dengan pergerakan yang pasti, misalnya saham perbankan dan saham konsumer good.

Untuk tahun ini, pergerakan ke dua jenis saham itu masih berada diambang garis positif. Untuk investor jangka panjang disarankan untuk terus memantau pergarakan harga saham tersebut.

Terutama pada saat memasuki bulan Ramadhan. Tingkat konsumsi masyarakat terhadap barang harian tentu akan meningkat. Kondisi seperti ini membuat perusahaan penyedia barang akan semakin kuat.

Penulis: Melba

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Berita Kuansing

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

...

Read moreDetails
5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Next Post

Tanpa Donatur Tetap, I-YES Tetap Eksis Majukan Pendidikan di Tanah Air

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.