• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Disparekraf Minta Anggaran, DPRD Riau Takut Timbul Konflik Baru

by
28 Juni 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Riau mengusulkan tambahan anggaran untuk tiga progam baru pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Riau Tahun 2016 mendatang.

Meski Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman meminta dukungan seluruh pihak untuk memajukan serta ikut mempromosikan pariwisata, namun bicara soal anggaran tidak semulus yang diharapkan.

Kalangan DPRD Riau, terutama komisi yang membidangi tersebut tidak mau menyetujui begitu saja untuk penambahan anggaran tersebut.

Ketua Komisi E DPRD Riau, Masnur, menyebutkan, pihaknya akan mengkaji dulu untuk anggaran dan programnya. “Kita bukan tidak mendukung, malah sangat mendukung, tapi tentu harus dikaji dulu,” kata Masnur, Selasa (28/06/2016).

Kajian ini dimaksudkan agar kejadian seperti tahun-tahun sebelumnya terulang kembali. Dimana begitu banyak program yang diusulkan, namun tidak berjalan.

“Kita setujui, tiba-tiba programnya tidak berjalan, kan sayang anggarannya jika sudah disahkan. Nanti yang disalahkan gubernur juga,” kata Masnur.

Sementara yang seharusnya dipertanyakan adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing. Karena mereka yang mempunyai dan mengusulkan program kerja.

“Kita dari awal sudah komit untuk mendukung penuh pengembangan pariwisata di Riau. Terutama dengan tujuan meningkatkan pendatapan asli daerah (PAD) dan ekonomi masyarakat,” kata Masnur.

Yang jelas kata Masnur, anggaran tambahan yang diajukan Disparekraf Riau akan ditinjau ulang.(yan)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Karhutla di Sekitar Tol Palindra, HKA Siapkan Personel untuk Patroli Hingga Medis. PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura
Hukum Kriminal

PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura

...

Read moreDetails
OJK Riau Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Data Perencanaan Nasional. OJK Terapkan Asas Una Via dalam Penegakan Hukum Pasar Modal, Apa Itu?

OJK Terapkan Asas Una Via dalam Penegakan Hukum Pasar Modal, Apa Itu?

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Next Post

Gubri Akui Pemotongan DBH Ganggu Pembangunan Riau Wilayah Pesisir

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.