• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Dedi Gusriadi Tak Tahu Pekembangan Perkantoran Pemko Pekanbaru

by
19 Mei 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Asisten II Sekko Pekanbaru Dedi Gusriadi mengelak dan tidak mengetahui realisasi pembangunan perkantoran Pemko Pekanbaru yang dibangun di Kecamatan Tenayan Raya.

“Coba tanya Kadis Cipta Karya dia lagi kesana meninjau pembangunan,” katanya kepada bertuahpos.com, Kamis (19/5/2016).

Ia megakui, saat ini dirinya belum mendapatkan hasil evaluasi terkait pembangunan kawasan tersebut. Karena pelaksana teknis pembangunan Kantor Tenayan Raya tersebut berada di Dinas Cipta Karya. “Teknisnya disana, tanya saja sama Pak Kadisnya Pak Syafril,” tutupnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pembangunan Tenayan Raya yang menelan biaya hingga Rp1,4 triliun. Pembangunan tersebutpun dilakukan pada tahun jamak atau multy years.

Bahkan, beberapa waktu lalu, Himpunan Muda Indonesia Perjuangan (HMI-P) juga sempat melakukan aksi demo terkait kasus pembangunan Tenayan Raya tersebut.

“Kami menyoroti persoalan pemindahan perkantoran Walikota Pekanbaru yang terletak di Kecamatan Tenayan Raya yang memakan anggaran sebesar Rp1,4 triliun, yang jelas terjadi banyak kesalahan,” kata korlap aksi Neldi.

Dia menyebutkan, Pemko Pekanbaru telah melanggar Permendagri Nomor 30 tahun 2012 tentang pedoman pemberian nama daerah, pemberian nama ibu kota, perubahan nama daerah, perubahan nama ibu kota dan pemindahan ibu kota.

“Tanah pembangunan di Tenayan Raya itu adalah kawasan Hutan Tanaman Produksi (HTP). Kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi harus ada izin pelepasan hutan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Mendagri. Pemko sendiri tidak punya izin tersebut,” sambungnya.

Selain itu, sambungnya, untuk mendirikan bangunan harus ada izin dan jika membangun lebih dari 40 hektare dalam kawasan hutan harus ada sertifikat. “Berarti jelas, pemko melanggar peraturan yang ada,” sebutnya.

Terkait hal tersebut, Walikota Pekanbaru Firdaus MT turut menanggapi persoalan pembangunan komplek perkantoran Tenayan Raya yang diduga masih bermasalah.

Firdaus sendiri mengklaim, untuk pembangunan komplek perkantoran di kawasan Tenayan Raya sudah tidak memiliki permasalahan. Dan isu yang berkembang saat ini, kata Firdaus adalah tidak benar.

“Saya jelaskan sekali lagi bahwa isu yang berkembang bahwa pembangunan kawasan Tenayan Raya masuk dalam kawasan hutan lindung itu tidak benar,” kata Firdaus

Firdaus menambahkan, jika mengacu kepada Surat Menteri Kehutanan Nomor 878 tahun 2014, pembangunan tersebut tidak masuk dalam kawasan hutan sebagaimana yang santer diberitakan saat ini.

Kata Firdaus, Pekanbaru ini hanya ada hutan konservasi di Tahura, Palas, Payung Sekaki dan Tenayan Raya. Yang masuk kawasan hutan itu sendiri, kata politisi Demokrat tersebut adalah kawasan industri Tenayan tepatnya di PLTU Tenayan.

“Jadi untuk kantor sendiri memang ‘clear’. Isu yang berkembang saat ini adalah saya kira itu lebih kepada dipolitisir,” tutupnya.

Penulis: Iqbal

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

Akhirnya Ade Hartati dan Ketua REI Riau Ambil Formulir PAN

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.