• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bangunan Pasar Cik Puan Sarang Maksiat, MUI: Bongkar Saja!

by
30 Mei 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU- Bangunan Pasar Cik Puan yang mangkrak di Jalan Nangka mendapat perhatian serius Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau. Pasalnya sudah banyak aduan masyarakat Mengenai ditemukannya lem kambing bekas serta pakaian dalam wanita dibangunan tersebut.

Seperti yang dikatakan Ketua MUI Provinsi Riau, Prof Nazir Karim kepada kru bertuahpos.com. “Robohkan saja, bongkar bangunannya. Dari pada jadi sarang maksiat,” tegasnya saat dihubungi, Senin (30/05/2016).

Mantan Rektor UIN Suska Riau ini menilai pemerintah kota harus serius memproses keluhan warga ini. Apalagi Pekanbaru sebagai Ibu Kota Provinsi Riau menjunjung tinggi nilai keislaman bahkan bercita-cita mewujudkan kota Madani. “Harus ditindaklanjuti apakah itu Pemko dan Pemprov Riau,” sebutnya.

Baca: Potret Buram Pasar Cik Puan, dari Bra, Celana Dalam sampai Lem Cap Kambing

Selain jadi sarang maksiat, Nazir mengatakan bangunan dua lantai tersebut sudah masuk kategori pekerjaan sia-sia. “Sudah termasuk mubazir. Berapa banyak anggaran yang dihabiskan hanya untuk membangun. Kenyataannya tidak bisa dimanfaatkan masyarakat apalagi pedagang,” sebut Nazir.

Untuk itu Nazir mengharapkan agar Pemko Pekanbaru melakukan upaya pencegahan maksiat di sekitar lokasi tersebut. Bisa dengan menempatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pekanbaru. “Atau bicarakan betul dengan Pemprov Riau. Mau dilanjutkan pembangunan atau dirobohkan dulu, dari pada dibiar begitu malah jadi sarang maksiat,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat ini bangunan beton Pasar Cik Puan hanya dijadikan tempat parkir oleh masyarakat. Proyek yang dilaksanakan semasa Walikota Herman Abdullah dengan nilai investasi Rp 20 miliar Akhirnya dibiar mangkrak.

Baca: Pemko Hanya Pengelola Bukan Pemilik Tanah Pasar Cik Puan

Hal tersebut dikarenakan saling klaim lahan antara Pemko Pekanbaru dengan Pemprov Riau. Sehingga membuat proyek tidak bisa dilanjutkan dan dianggarkan dalam APBD Pemko Pekanbaru.

Sehingga menjadi terkatung-katung. Yang membuat miris, tidak hanya lumut atau rerumputan yang bisa dijumpai. Bahkan Bekas kaleng cap kambing dan pakaian dalam wanita bisa dengan mudah dijumpai. Berdasarkan informasi warga sekitar pada tengah malam, bangunan tersebut kerap terdengat cekikikan muda mudi. Tidak tahu sedang melakukan apa. Warga hanya berharap agar pemerintah tidak membiarkan Bangunan tersebut jadi sarang maksiat.

Penulis: Riki

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

Pancake Durian Pelangi Raup Omzet Rp 30 juta Setiap Bulan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.