• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Awasi Inkumben Manfaatkan APBD untuk ‘Nyalon’ Lagi

by
24 Mei 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mewaspadai adanya bakal calon kepala daerah berstatus inkumben yang bisa memanfaatkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk kepentingan politik dalam Pilkada serentak 2017. Bahkan, pemanfaatan APBD itu bisa menyasar ke dana pengawasan Pilkada 2017 yang akan dikelola Panitia Pengawas Pilkada di tingkat kabupaten/kota.

Ketua Bawaslu  Muhammad mencontohkan ada kepala daerah memberikan dana pengawasan secara berlebihan kepada panwaslu di daerahnya. “Panitia Pengawas mengajukan Rp 3 miliar tapi malah ditambah dua kali lipat. Inkumben menambah di luar dana yang diajukan panwaslu,” kata Muhammad saat memberikan sambutan dalam pelantikan anggota panwaslu di tujuh kabupaten/kota di Jawa Tengah di Hotel Patra Jasa Semarang, Senin petang 23 Mei 2016.

Ternyata, kata Muhammad, benar bahwa kepala daerah tersebut mau maju lagi sehingga ia memanfaatkan posisinya sebagai bupati untuk mempengaruhi independensi panwaslu. Panwaslu di tiap-tiap kabupaten/kota harus proporsional dalam mengelola dana pengawasan. Sebab, jika panwaslu diberi anggaran pengawasan yang terlalu banyak maka bisa tergoda melakukan penyelewengan.

“Karena kantong saku baju kita masih terbuka menghadap ke atas. Tak ada kantong saku di baju kita yang tertutup,” Muhammad berujar.

Muhammad meminta agar  panwaslu di kabupaten/kota tak terpengaruh dengan manuver-manuver para kepala daerah berstatus inkumben yang hendak maju lagi dalam pilkada. Meski dana pengawasan pilkada yang menandatangani nota hibah adalah bupati/walikota inkumben,  jika yang bersangkutan melakukan pelanggaran maka harus tetap diusut.

Dalam pilkada serentak 2017 mendatang, ada tujuh kabupaten/kota di Jawa Tengah yang ikut menggelar pilkada. Yakni Kota Salatiga, Brebes, Batang, Jepara, Pati, Cilacap dan Banjarnegara.

Ketua Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Tengah Abhan meminta para anggota panwaslu segera bergerak untuk mempersiapkan pengawasan Pilkada 2017. “Salah satunya segera temui kepala daerah untuk menyelesaikan masalah anggaran pengawasan,” katanya.

Bawaslu Jawa Tengah sudah menghitung kebutuhan biaya pengawasan di tujuh panwaslu kabupaten/kota di Jawa Tengah, yakni Rp 69,8 miliar. Rinciannya Kota Salatiga membutuhkan Rp 3 miliar, Banjarnegara Rp 10,2 miliar, Batang Rp 11,1 miliar, Cilacap Rp 12,7 miliar, Jepara Rp 9 miliar, Pati Rp 12,3 miliar, Brebes Rp 11,1 miliar.

Asisten Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Siswolaksono menyatakan Provinsi Jawa Tengah berkomitmen mensukseskan pelaksanaan Pilkada 2017. Misalnya, saat ini tujuh kabupaten/kota yang hendak menggelar pilkada seluruhnya sudah menandatangani nota perjanjian hibah daerah (NPHD).

“Kami juga sudah mengintruksikan kabupaten/kota memberikan support anggaran pengawasan, kantor hingga personil untuk panwaslu,” kata Siswolaksono dalam sambutan mewakili Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Sumber: tempo.co

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Anggaran untuk Keluarga Miskin Dilipatgandakan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.