• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Aparat Keamanan Diminta Ikut Pantau Proses Impor, Pemerintah Jalankan Saja APBD

by
27 Agustus 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Kamar Dagang Industri (Kadin) Riau meminta aparat keamanan untuk aktif terlibat dalam melakukan pemantauan impor barang yang masuk ke Riau.

Wakil Ketua Kadin Riau Viator Butarbutar mengatakan, letak geografis Riau yang merupakan wilayah dengan banyak pintu masuk barang-barang impor, tetap membutuhkan pengawasan ketat dari pihak keamanan, seperti Bea Cukai dan Polisi.

“Peran penegak hukum sangat diperlukan untuk memantau masuknya barang-barang impor ke Riau,” katanya.

Dia ingin upaya pengawalan dari aparat keamanan ini terus berjalan karena dolar diprediksi terus menguat. Bahkan hingga triwulan ke III.

Dalam situasi seperti ini peran tim pengendali inflasi Riau sangat penting. Sebab melemahnya rupiah terhadap dolar sangat memberikan pengaruh terhadap komoditi impor itu.

“Selain itu, biaya produksi dengan sendirinya akan mengalami kenaikan. Maka secara otomatis inflasi di Riau juga akan meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau mengkhawatirkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar hingga tembus diangka Rp 14 ribu, membuat perusahaan di Riau sudah berada dalam zona kritis.

Ketua Apindo Riau Wijatmoko Rah Trisno mengatakan dalam kondisi seperti ini, pengusaha di Riau tidak cukup hanya mengencangkan ikat pinggang. Jangan salahkan pengusaha jika ada tindakan efisiensi. “Rupiah di harga Rp 14 ribu itu sudah kritis bagi pengusaha,” katanya.

Dia meminta Pemerintah Provinsi Riau harus cepat mengimbangi kondisi ini dengan percepatan serapan anggaran pendapatan belanja daerah atau reasalisasi APBD. “Kalau tidak cepat serapan anggaran percayalah kondisi akan semakin memburuk,” tambahnya. (Melba)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Berita Kuansing

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

...

Read moreDetails
5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Next Post

Rupiah Anjlok, Ini Permintaan BI Kepada Pengusaha Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.