BERTUAHPOS.COM, ROKAN HILIR – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir memastikan program pembangunan daerah tetap berjalan optimal pada tahun anggaran 2026. Dengan dukungan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp1,5 triliun dari pemerintah pusat, Pemkab Rohil menetapkan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan sebagai tiga sektor prioritas pembangunan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Rohil, H. Sarman Syahroni, ST, MIP, menjelaskan bahwa dana transfer tersebut menjadi sumber utama pembiayaan program strategis daerah yang telah diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
“Alokasi TKD 2026 akan digunakan sesuai arah kebijakan pembangunan yang telah disepakati bersama DPRD, dengan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” kata Sarman, Sabtu (6/12/2025).
Ia merinci, TKD 2026 terdiri atas Dana Bagi Hasil (DBH) pajak sebesar Rp174 miliar, DBH sumber daya alam Rp164 miliar, DBH sawit Rp6 miliar, Dana Alokasi Umum (DAU) Rp316 miliar, Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik Rp2,2 miliar, DAK nonfisik Rp346 miliar, serta Dana Desa sebesar Rp136 miliar.
Pemkab Rohil menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama, termasuk di wilayah perkebunan sawit hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Kebijakan ini diambil untuk menjaga konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil produksi, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Meski terdapat penyesuaian fiskal, pemerintah daerah tetap berkomitmen mengarahkan anggaran pembangunan secara tepat sasaran dan efisien, khususnya untuk infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” jelasnya.
Menurut Sarman, tantangan fiskal yang dihadapi justru mendorong pemerintah daerah untuk semakin selektif dalam perencanaan dan pengelolaan anggaran, sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemkab Rohil optimistis APBD 2026 tetap menjadi instrumen penting dalam memperkuat pembangunan daerah. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, DPRD, serta dukungan masyarakat, pembangunan di Kabupaten Rokan Hilir diharapkan terus berlanjut secara berkelanjutan dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga. (ADV)









