• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

DPRD Perjuangkan Anggaran Sekolah Gratis Untuk Masyarakat Riau

Tim Redaksi by Tim Redaksi
1 April 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU -Komisi V DPRD Riau melakukan rapat secara maraton dengan Dinas Pendidikan beserta kepala sekolah tingkat SLTA se-Provinsi Riau.

Pertemuan yang diadakan hampir setiap hari itu membahas mengenai masalah biaya pendidikan yang masih dikeluhkan masyarakat. Penyebabnya adalah masih adanya pungutan dan iuran wajib yang dibebankan pihak sekolah kepada wali murid.

Rapat rutin yang diadakan bertujuan agar tidak ada lagi beban biaya sekolah yang diemban wali murid. Hal itu dikemukakan Anggota Komisi V DPRD Riau Husaimi Hamidi kepada wartawan,  (13/3/2019). Ia menerangkan, sejak pertemuan pertama sudah hampir separuh kepala sekolah dari 6 kabupaten/kota ikut dalam pertemuan. Rencananya rapat akan diadakan secara maraton untuk mendapat titik temu atas persoalan yang juga dialami pihak sekolah.

“Pertama memang kami ingin mencari tau dahulu berapa beban biaya yang diwajibkan sekolah ke wali murid. Biaya itu untuk apa rinci nya. Karena sampai sekarang memang masih menjadi tanda tanya oleh masyarakat. Selain besaran biaya berbeda antar sekolah, wali murid juga tidak dipaparkan secara jelas uang yang dipungut untuk apa saja,” sebut Husaimi.

Lebih jauh disampaikan dia, pihaknya memang ingin agar tidak ada lagi sekolah yang memungut biaya kepada wali murid. Dengan catatan, seluruh keperluan sekolah dapat dipenuhi oleh pemerintah. Hal itulah yang selama ini menjadi persoalan. Sehingga sekolah membebankan biaya pungutan kepada wali murid. Masalah lainnya adalah adanya miss komunikasi antara pihak sekolah dengan Dinas Pendidikan selaku perpanjang tangan pemerintah.

Seperti penyampaian kebutuhan sekolah secara rinci untuk setiap tahun ajaran. Padahal itu sangat penting agar dinas bisa makomodir kebutuhan sekolah. Terutama yang bersangkutan dengan proses belajar mengajar. Karena untuk kebutuhan selain itu, seperti pembangunan sekolah, renovasi gedung, pembangunan mushalla dan lainnya itu bisa memanfaatkan anggaran yang berasal dari APBN.

“Kalau seperti itu kan ada BOS yang bersumber dari APBN. Kalau proses belajar mengajar bisa kita upayakan melalui BOSDA yang bersembuer dari APBD. Namun kan belum sinkron. Harusnya ada detail atau rencana sekolah dalam 1 tahun ajaran. Disana kita bisa tau kebutuhannya detail seperti apa,” pungkasnya.

Sementara ini, pihaknya akan terus memanggil seluruh kepala sekolah se-Riau sampai mendapat kesepakatan bersama. Beberapa catatan penting yang ia peroleh selama rapat yang diadakan, bahwa untuk kepentingan diluar proses belajar mengajar masih dibebankan kepada wali murid. Dengan besaran yang berbeda-beda tiap sekolah.

Jika memang itu dibolehkan, harusnya menurut dia besaran yang dipungut juga diseragamkan. Sehingga tidak menjadi tanda tanya.
Disamping itu, pihaknya juga akan mengupayakan bagaimana anggaran pendidikan untuk 2020 bisa meakomodir kebutuhan sekolah. Sehingga tidak ada lagi alasan untuk membebankan biaya kepada wali murid. Hal itu selaras dengan visi dan misi Gubernur yang baru untuk menciptakan sekolah gratis di Bumi Lancang Kuning. Sehingga ada keselarasan antara eksekutif dan legislatif.

“Kami sangat yakin dengan Pak Syamsuar. Karena memang selama memimpin Kabupaten Siak beliau berhasil. Ini yang kami harapkan juga terlaksana di Provinsi Riau. Saya rasa tidak akan terlalu sulit untuk mewujudkan sekolah gratis 2020. Karena antara eksekutif dan legislatif sudah sama-sama selaras,” tambahnya.(Advertorial)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau
Kuliner

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

...

Read moreDetails
Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Next Post

Dewan Setujui LKPJ 2018 dan LKPJ AMJ Kepala Daerah dengan Rekomendasi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.