• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Gerindra Riau: Uang Saksi Pilpres Kami Belum Dikembalikan Bawaslu

Tim Redaksi by Tim Redaksi
23 April 2019
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Wakil Ketua DPD Gerindra Riau, Taufik Arrakhman mengatakan dana saksi Pilpres yang ditahan belum dikembalikan oleh Bawaslu Pekanbaru.
 
Sebelumnya, Bawaslu Pekanbaru menangkap seorang caleg Gerindra untuk DPR RI atas nama Dyah Ayu Nuraini, Selasa 16 April 2019. Dyah disergap Bawaslu di salah satu kamar hotel Prime Park, Pekanbaru. Uang dengan nilai Rp506 juta turut diamankan.
 
DPD Gerindra Riau kemudian membantah jika calegnya akan melakukan money politic. Menurut Gerindra Riau, yang diamankan Bawaslu Pekanbaru tersebut adalah dana saksi, bukan untuk money politic.
 
“Akhirnya apa, rata-rata saksi pilpres tak dibayar. Sebagian lainnya ditanggulangi oleh pengurus partai,” kata Taufik saat dijumpai bertuahpos.comdiruangannya, Selasa 23 April 2019. 
 
Taufik mengatakan bahwa tidak ada larangan untuk memberikan ongkos atau uang jasa kepada saksi pilpres. Uang yang ditahan Bawaslu Pekanbaru tersebut, kata Taufik, memang murni uang saksi yang disiapkan partai Gerindra.
 
“Dan alur uang tersebut bisa dicek melalui transaksi keuangan di bank dan sebagainya,” kata Taufik. “Dan uang itu belum dikembalikan, masih ditahan,” tambah dia.
 
Ketua Bawaslu Riau, Indra Khalid Nasution saat dihubungi bertuahpos.com mengatakan penyelidikan dugaan kasus money politic ini masih terus berproses. Dia meminta masyarakat dan awak media bersabar untuk menunggu hasilnya.
 
“Penyelidikan masih berjalan. Kita tunggu saja,” ujarnya singkat. (bpc2)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Viral! Foto 2 Ekor Gorila Selfie Bersama Manusia Sambil Berdiri

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.