• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sempat Digugat, MK Putuskan Hasil Quick Count Pilpres Baru Diumumkan Pukul 15.00 WIB

Tim Redaksi by Tim Redaksi
16 April 2019
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memutuskan bahwa hasil quick count (hitungan cepat) pilpres 2019 baru bisa dilakukan di pukul 15.00 WIB, Rabu 17 April 2019. Dengan demikian, masyarakat baru bisa mengetahui pemenang versi quick count pilpres 2019 menjelang sore.
 
Dikutip dari Kompas, tadi pagi Selasa 16 April 2019, MK menggelar sidang terkait adanya pemohonan uji materi mengenai quick count yang baru boleh dipublikasikan pada pukul 15.00 WIB. Pemohon adalah Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) dan Asosiasi Riset Opini Publik (Aropi).
 
Pemohon menilai aturan publikasi quick count ini bertentangan dengan Pasal 28E ayat 3 dan Pasal 28F UUD 1945, yaitu terkait hak masyarakat untuk mendapatkan informasi.
 
MK kemudian menolak semua permohonan pemohon. Dengan demikian, quick count baru bisa dipublikasikan pada pukul 15.00 WIB.
 
“Penyampaian quick count pada pukul 15.00 WIB ini tidak menghilangkan hak masyarakat, namun hanya menunda demi melindungi hak pemilih,” kata Hakim MK, Enny Nurbaningsih saat pembacaan amar putusan.
 
MK, lanjut Enny, khawatir jika quick count dipublikasikan terlalu dini, akan mempengaruhi pemilih yang belum memberikan hak pilihnya. MK juga khawatir adanya lembaga quick count yang berafiliasi dengan pasangan calon tertentu. (bpc2)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Berlubang dan Memprihatinkan Saat Hujan, Beginilah Kondisi Jalan Lembah Raya Pekanbaru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.