• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, November 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 10 April: Letusan Dahsyat Gunung Tambora, Sebabkan Bencana di Seluruh Dunia

Tim Redaksi by Tim Redaksi
10 April 2019
Share on FacebookShare on Twitter

Letusan pertama terdengar di pulau ini pada sore hari tanggal 5 April, mereka menyadarinya setiap seperempat jam, dan terus berlanjut dengan jarak waktu sampai hari selanjutnya. Suaranya, pada contoh pertama, hampir dianggap suara meriam; sangat banyak sehingga sebuah detasemen tentara bergerak dari Djojocarta, dengan perkiraan bahwa pos terdekat diserang, dan sepanjang pesisir, perahu-perahu dikirimkan pada dua kesempatan dalam pencarian sebuah kapal yang semestinya berada dalam keadaan darurat.

Laporan Thomas Stamford Raffles

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Gunung Tambora yang ada Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada awalnya dianggap sebagai gunung yang tidak aktif.

Namun, pada 5 April 1815, letusan Tambora mulai terjadi. Saking kuatnya, letusan Gunung Tambora bahkan terdengar hingga ribuan kilometer. Suara letusan gunung Tambora terdengar hingga Makassar yang berjarak 380 kilometer, Batavia yang berjarak 1.260 kilometer, hingga sampai Ternate, Maluku yang berjarak 1.400 kilometer dari Gunung Tambora.

Akibat letusan 5 April 1815, abu vulkanik bahkan jatuh hingga di Jawa Timur. Suara guruh juga terus berlanjut.

Gubernur Hindia Belanda saat itu, Sir Thomas Stamford Raffles dalam catatannya menyebutkan letusan Tambora pada awalnya dikira sebagai serangan meriam musuh di Batavia. Hal itu membuat pasukan yang ada di Batavia bergerak, namun perkiraana mereka salah.

Namun, letusan pada 5 April ibarat peringatan saja. Setelah terus mengeluarkan suara guruh, tanggal 10 April 1815, Tambora meletus dengan dahsyat. Letusan pada 10 April ini bahkan terdengar di Sumatera, yang berjarak lebih dari 2.600 kilometer dari Gunung Tambora.

Abu akibat letusan Gunung Tambora turun hingga di Jawa Barat, Sulawesi, hingga Kalimantan. Desa Tambora musnah, dan tsunami dengan ketinggian 4 meter terjadi di Sanggar, Bima pada pukul 10.00 malam. Di tempat lain, seperti Besuki, Jawa Timur, tsunami dilaporkan setinggi 1 hingga 2 meter menjelang tengah malam, dan tsunami 2 meter terjadi di Maluku.

Gunung Tambora yang sebelumnya memiliki ketinggian 4.300 meter, berubah menjadi 2.851 meter.

Letusan Gunung Tambora melepaskan sulfur ke stratosfer. Akibatnya, terjadi perubahan iklim di belahan bumi lain.

Tahun 1816, dicatatkan oleh penduduk Eropa dan Amerika Utara sebagai tahun tanpa musim panas. Panen gagal, menyebabkan kelaparan meluas di Eropa.

Kerusuhan, penjarahan, dan perampokan terjadi di banyak kota di Eropa. Tahun 1816 disebutkan sebagai kelaparan terburuk di abad 19.

Tidak ada yang tahu pasti berapa korban akibat letusan Gunung Tambora, baik langsung ataupun tidak langsung. Namun, angka tertinggi korban disebutkan oleh ahli Fisika kebangsaan Amerika, Oppenheimer. Menurut dia, korban akibat letusan Gunung Tambora mencapai 71.000 orang. berbagai sumber (bpc2)

Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Universitas Riau Perkuat Daya Saing Lulusan melalui LSP P1, Siapkan 6 Skema Sertifikasi Profesi
Regional

Universitas Riau Perkuat Daya Saing Lulusan melalui LSP P1, Siapkan 6 Skema Sertifikasi Profesi

...

Read moreDetails
Inflasi Riau Oktober 2026 Naik, Andil Tertinggi Justru dari Kelompok Transportasi

Inflasi Riau Oktober 2026 Naik, Andil Tertinggi Justru dari Kelompok Transportasi

Daratan Membulat, Lautan Justru Bikin Bentuk Bumi Semakin Pipih

Daratan Membulat, Lautan Justru Bikin Bentuk Bumi Semakin Pipih

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

Ini 3 Pilihan Merek Susu Oat Terbaik yang Lezat dan Kaya Nutrisi

Ini 3 Pilihan Merek Susu Oat Terbaik yang Lezat dan Kaya Nutrisi

Next Post

​Latihan Militer, Jet Tempur F-35 Jepang Menghilang

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.