• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

GSP: Ironis, Budaya Melayu Riau Memudar

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 September 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ironis Budaya Melayu Riau mulai pudar. Padahal budaya ini dapat memberikan pengaruh besar yang membuat nilai kemelayuan Indonesia diakui oleh negara lain. Pendapat ini diungkapkan salah satu Budayawan Indonesia, Guruh Sukarno Putra, Senin (01/09/2014) dalam kunjungannya ke Pustaka WIlayah Soeman HS, Pekanbaru.

“Saya melihat di daerah Melayu baik di Riau, Medan dan Kepri, masih kurang mengangkat kebudayaan Melayu itu sendiri. Apalagi pada bagian seni, masih kalah dengan negara tetangga,” katanya.

Putra mantan Presiden Soekarno ini juga menilai kemelayuan Indonesia saat ini mengalami tingkat keprihatinan. Malaysia secara perlahan berusaha keras mengalahkan kebudayaan Melayu Idonesia. Ditambah lagi tingkat kesadaran masyarakat kita menunjukan sikap ketidakpedulian terhadap budaya. Oleh sebab itu Negara Jiran dengan mudah mengklaim budaya-budaya Indonesia.

“Padahal di Malaysia itu banyak sekali orang melayu dari Indonesia. Baik Melayu Riau, Melayu Banjar, Melayu Kepri, Melayu Bugis, Melayu Medan dan Melayu Makasar. Karena Melayu sendiri di Indonesia ada di mana-mana,” tambah Guruh.

Seiring berjalannya waktu, Malaysia terus berupaya meningkatkan kesadaran budaya melayu dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, lanjut Guruh, kebudayaan Melayu Indonesia menduduki perikat ke dua terbesar setelah kebudayaan Jawa. Bahkan lebih besar dari kebudayaan melayu di Semenanjung Malaysia. “Meskinya kita membesarkan budaya Melayu dengan budaya yang tinggi,” katanya. (melba)

 
 
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?
Teknologi

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

...

Read moreDetails
Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Next Post

Musim Hujan, Petani Sayur Ketar-ketir

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.