BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Salah seorang pengemudi ojek online (ojol) di Pekanbaru mulai mengeluh karena adanya pengemudi ojol lain yang menggunakan aplikasi ‘tuyul’.
Hanif (28), salah seorang pengemudi ojol yang ada di Pekanbaru bahkan melampiaskan curhatannya kepada bertuahpos.com, Selasa 22 Mei 2018.
“Kenapa harus pakai aplikasi tuyul? Kalau bisa janganlah pakai aplikasi tuyul,” ujar Hanif.
Hanif mengakui, aplikasi tuyul mulai banyak digunakan beberapa pengemudi ojol lain yang ada di Pekanbaru. Hal tersebut menurutnya telah menimbulkan keresahan diantara pengemudi ojol.
“Setahu saya sudah ada yang pakai aplikasi tuyul di Pekanbaru. Tapi saya sih enggak berminat. Jujur, periksa aja handphone saya, pasti gak ada aplikasi begituan,” tuturnya.
Hanif menambahkan, selain tidak berminat untuk ikut-ikutan memasang aplikasi tuyul, dirinya juga mengatakan ketakutannya disuspend oleh perusahaan transportasi online tempat dia bekerja juga menjadi salah satu alasan dirinya tidak memasang aplikasi tersebut.
“Saya takut juga disuspend, lebih-lebih diputus mitranya. Kalau mau cari orderan yang bener sajalah, jangan pakai aplikasi begituan,” himbaunya.
Sedikit informasi, aplikasi tuyul ini merupakan buah dari semakin sengitnya persaingan antar pengemudi ojol. Aplikasi ini memudahkan pengemudi ojol meletak titik keberadaannya tanpa harus berada di sekitar lokasi.
Fenomena penggunaan aplikasi “tuyul” oleh beberapa pengemudi ojek online saat ini sangat meresahkan. Bahkan tadi sore terjadi bentrokan sesama pengemudi ojol di Pekanbaru akibat aplikasi tersebut. (bpc9)









