BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Kantor Perwakilan BI Riau mencatat pertumbuhan ekonomi Riau sebenarnya tumbuh cukup besar, yakni berada angka 5 persen. Namun, catatan pertumbuhan tersebut itu adalah diluar minyak.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Riau, Siti Astiyah kepada bertuahpos.com, Selasa 22 Mei 2018.
Baca:Â BI Sebut Masih Kaji Pengaruh Kenaikan Dolar Terhadap Ekonomi Riau
“Bagaimana pun, kita penghasil minyak terbesar di Indonesia. Sumur minyak kita sudah tua, sehingga pertumbuhan minyak itu belum positif, yang berimbas ke pertumbuhan ekonomi Riau berada di bawah daerah lain,” terang Siti.
“Kalau diluar minyak, pertumbuhan ekonomi Riau itu sudah sama dengan provinsi lain, yaitu berada di angka 5 persen. Minyak itu porsinya sudah menurun, yaitu tinggal 25 persen untuk pertumbuhan ekonomi Riau. Tapi angka itu cukup besar untuk mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu daerah (Riau),” tambah dia.
Siti juga menegaskan bahwa pihaknya masih positif pertumbuhan ekonomi Riau akan tetap baik. BI mencatat pertumbuhan ekonomi Riau di triwulan pertama 2018 adalah sebesar 2,91 persen. “Arahnya sudah cukup positif, meningkat terus. Walau dalam segi nominal masih kecil, namun pertumbuhan ekonomi Riau masih on the track,” pungkas dia. (bpc2)









