• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Korupsi Proyek RTH Anti Korupsi, Mantan Kadis PU Diadili

Tim Redaksi by Tim Redaksi
25 April 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Mantan Kadis PUPR Provinsi Riau, Dwi Agus Sumarno, Rabu 25 April 2018, diadili di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Ia didakwa melakukan tindak pidana korupsi pada proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH), Tugu Anti Korupsi.

Bersama terdakwa Dwi Agus Sumarno, juga diadili dua rekanan, yakni Yuliana J Bagaskoro dan Rinaldi Mugni.

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum, Hendra Fajar Arifin SH di hadapan majelis hakim yang diketuai Bambang Myanto SH, disebutkan, perbuatan ketiga terdakwa dilakukan pada Bulan Juli hingga Desember 2016 lalu. Ketika itu terdakwa Yuliana mendatangi rumah Dwi Agus Sumarno, untuk meminta restu agar diizinkan ikut proyek di Dinas Pekerjaan Umum Ciptada.

Dwi kemudian menyetujuinya dan berjanji akan memenangkan perusahaan Yuliana. Selanjutnya terdakwa Dwi Agus Sumarno memerintahkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Yusrizal, agar memberikan proyek tersebut kepada perusahaan Yuliana. Perintah tersebut kemudian diteruskan kepada bawahan Yusrizal.

Kemudian Yusrizal menetapkan dokumen jasa konstruksi yang memuat kerangka acuan proyek. Selanjutnya Yuliana diberikan proyek RTH Tugu Anti Korupsi. Hal ini bertentangan dengan ketentuan tentang persaingan usaha.

Kemudian dari paket pekerjaan tersebut, terdakwa Yuliana menjanjikan fee sebesar 1 persen kepada terdakwa Dwi Agus Sumarno atau sekitar Rp80 juta. Fee ini juga pernah ditanyakan terdakwa Dwi Agus melalui bawahannya.

Sementara dalam pelaksanaan proyek, terdakwa Rinaldi selaku konsultan tidak melaksanakan pekerjaannya sebagaimana mestinya, sehingga terjadi penyimpangan dan menguntungkan orang lain.

Selain menguntungkan terdakwa Dwi Agus sebesar Rp80 juta dari pemberiaan fee proyek, terdakwa Yuliana juga diuntungkan sebesar Rp750,357.552,99, Rinaldi sebesar Rp163 juta, Yusrizal 55 juta. Total kerugian negara dari BPKP kerugian negara Rp1,1 miliar.

Perbuatan para terdakwa ini, Jaksa Penuntut Umum menilai terdakwa Dwi Agus Sumarno melanggar Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 3 jo 12 Undang-undang Nomor (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Terdakwa Yuliana dan Rinaldi dijerat dengan 2 ayat 1 jo Pasal 3 jo 18 Undang-undang Nomor (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.***(bpc17)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Universitas Riau Perkuat Daya Saing Lulusan melalui LSP P1, Siapkan 6 Skema Sertifikasi Profesi
Regional

Universitas Riau Perkuat Daya Saing Lulusan melalui LSP P1, Siapkan 6 Skema Sertifikasi Profesi

...

Read moreDetails
Inflasi Riau Oktober 2026 Naik, Andil Tertinggi Justru dari Kelompok Transportasi

Inflasi Riau Oktober 2026 Naik, Andil Tertinggi Justru dari Kelompok Transportasi

Daratan Membulat, Lautan Justru Bikin Bentuk Bumi Semakin Pipih

Daratan Membulat, Lautan Justru Bikin Bentuk Bumi Semakin Pipih

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

Ini 3 Pilihan Merek Susu Oat Terbaik yang Lezat dan Kaya Nutrisi

Ini 3 Pilihan Merek Susu Oat Terbaik yang Lezat dan Kaya Nutrisi

Next Post

Waduh...Belajar Dari Internet, Pria di Payakumbuh Ini Berhasil Produksi Sabu

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.