• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Oktober, Indonesia hadapi ancaman defisit beras

Tim Redaksi by Tim Redaksi
13 Agustus 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA –  Agustus menjadi bulan terakhir puncak produksi pangan. Berdasarkan angka ramalan (Aram) satu 2014, Agustus menjadi bulan dengan produktifitas pangan berupa padi dan jagung tertinggi.

Sementara tiga bulan terakhir sejak Oktober sampai Desember diperkirakan menjadi bulan dengan jumlah produksi paling rendah.

Aram satu 2014 mencatat Agustus ini produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 6,91 juta ton. Setelahnya produksi memasuki tren penurunan yakni September produksi GKG mencapai 5,76 juta ton. Kemudian Oktober turun lagi menjadi 4,02 juta ton. November menjadi bulan paling rendah produksinya sebesar 2,81 juta ton dan Desember 3,02 juta ton.

Artinya, selama periode Oktober sampai Desember total produksi GKG berkisar 9,85 juta ton atau sekitar  5,72 juta ton beras. Sementara konsumsi beras selama tiga bulan tersebut diperkirakan mencapai 8,95 juta ton. Sehingga defisit beras akan terjadi sebesar 3,22 juta ton.

(Plt) Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Haryono mengatakan, ramalan ini didasarkan kondisi kekeringan yang terjadi mundur berdasarkan prediksi BMKG. Sehingga di beberapa daerah dapat terjadi gagal panen. Namun, kondisi ini diyakini Kementan tidak lantas mengancam ketahanan pangan selama setahun.

“Masih dapat ditutup dengan kondisi produksi yang tinggi terjadi pada bulan Maret yang mencapai 12,5 juta ton GKG. Selain itu kami tetap optimis akan terjadi peningkatan produksi pangan pada Aram dua mendatang,” ujar Haryono pada hari ini (13/8).(Kontan)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Dewan Riau Dukung Pemekaran Rokan Darussalam

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.