• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bakar Hutan, Harusnya Adei Plantation Denda Rp 10M

Tim Redaksi by Tim Redaksi
19 Juli 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Koalisi Melawan Asap Riau yang terdiri dari Jikalahari, Walhi, Granpeace, Riau Corruption Trial dan Tapak mengusulkan agar PT Adei Plantation Industri diberi hukuman denda Rp 10 miliar, 10 tahun dan izinnya dicabut karena telah membakar lahan.

Irsadi Aristoria, Koordinator Koalisi Melawan Asap Riau mengatakan, hal itu diusulkan jelang putusan majelis hakim atas perkara kebakaran lahan dan IUP illegal di areal PT Adei Plantation and Industry KKPA Desa Batang Nilo Kecil seluas 540 hektar.

Koalisi Melawan Asap Riau juga meminta agar PT Adei Plantation Industri  agar diberikan pidana penjara 5 tahun denda Rp 2 M untuk terdakwa Goh Tee Meng, terdakwa Tan Kei Yoong dan terdakwa Danesuvaran KR Singam atas perkara IUP Illegal seluas 540 ha.

Usulan vonis koalisi ini lebih tinggi dibanding tuntutan Penuntut Umum. Pada 8 Juli 2014, Penuntut Umum menuntut pidana penjara 5 tahun, denda Rp 5 M, pidana tambahan perbaikan ekologis Rp 15,7 M untuk perkara kebakaran, dan pidana penjara 1 tahun, denda Rp 500 juta dan pengembalian lahan seluas 540 ha kepada masyarakat untuk perkara IUP Illegal.

“Usulan ini kami buat berdasarkan hasil pantauan sidang. Hukuman harus diperberat lantaran terjadinya kasus kebakaran lahan dan IUP KKPA illegal dilakukan secara sengaja oleh PT Adei melalui direksi dan komisarisnya,” ujarnya.

Sementara itu, Muslim Rasyid, Koordinator Jikalahari menjelaskan, perkara kebakaran lahan disidang sejak Desember 2013. Berdasarkan keterangan Ahli Prof Bambang Heru Saharjo dan Basuki Wasis bahwa luas areal yang terbakar adalah areal kosong di dalam kebun kelapa sawit pola KKPA yang dikelola PT Adei di Desa Batang Nilo Kecil Kabupaten Pelalawan seluas ± 304.703 m2.

Ada pula areal yang terbakar berupa tanaman kelapa sawit pola KKPA yang dikelola oleh PT Adei seluas ± 7.925 m2. Daerah aliran Sungai Jiat di Desa Batang Nilo Kecil juga terbakar seluas 50 meter di sisi kiri dan kanannya. Luas keseluruhan areal yang terbakar adalah 211.115 m2 atau seluas 40 dari 520 ha lahan terbakar menurut pengukuran dari BPN Pelalawan.

“Lahan tersebut sengaja dibakar untuk kepentingan ekonomis. Belum lagi areal KKPA itu adalah hutan, kemudian ditanami sawit,” terangnya. Sedangkan menurut Prof Bambang Heru Saharjo, saat menjadi saksi ahli pada 15 April  (syawal)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

DKP Akui Kekurangan Truk Sampah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.