• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

RAPP Optimis Produksi 2,7 Juta Ton Pulp dan 800 Ribu Ton Kertas

Tim Redaksi by Tim Redaksi
16 Juli 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Meskipun menyatakan tidak menerima kayu dari mitra pemasok yang belum selesai melakukan kajian nilai konservasi tinggi, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menargetkan mampu memproduksi 2,7 juta ton pulp dan 800.000 ton kertas sepanjang tahun ini.

Mulia Nauli, Direktur RAPP, awal minggu ini mengatakan kebijakan pengelolaan hutan lestari yang tidak lagi menggunakan kayu alam murni dari mitra pemasok tidak akan mengganggu jumlah pulp dan kertas yang diproduksi perusahaan.

Pasalnya, saat ini mayoritas pasokan kayu berasal dari hutan konsensi milik perusahaan.

“Kami memang memiliki beberapa mitra pemasok, tetapi itu hanya penopang. Kami mengutamakan pasokan kayu dari konsensi yang dimiliki RAPP,” katanya di Pekanbaru saat ditemui bertuahpos.com.

Dalam kebijakan hutan lestari yang akan diterapkan RAPP dan Asia Pacific Resources International Limited (APRIL) memang menyebutkan perusahaan hanya akan menerima kayu alam campuran dari mitra jangka pendek yang telah selesai melakukan kajian kajian nilai konservasi tinggi atau high conservation (HCV).

Mulia sendiri meyakini pihaknya tidak akan kekurangan pasokan kayu untuk pabriknya, meskipun hanya mengandalkan kayu hutan tanaman. Dia beralasan pengetahuan dan teknologi yang ada saat ini mampu membuat produktivitas tanaman meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Dulu kami panen setiap 8-10 tahun sekali, sekarang kami mampu memanen setiap lima tahun. Produktivitas tanaman setiap hektare lahannya juga meningkat dari yang sebelumnya 100 ton menjadi 150 ton per hektare,” ujarnya. (syawal)
 

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

8 Cara Putihkan Kulit Secara Alami

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.