• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Cegah AKI dan AKB, Dinkes Rohil Bangun Rumah Tunggu Kelahiran

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 Oktober 2017
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM (BPC), BAGANSIAPIAPI – Sebagai salah satu wujud untuk menekan dan mencegah timbulnya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Rohil, Dinkes Rohil membangun Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) yang diperuntukkan bagi ibu hamil dan nifas serta bayi dengan risiko cukup tinggi. 
 
“RTK ini sendiri merupakan upaya preventif terhadap pengurangan AKI dan AKB yang juga salah satu dari program Jampersal,” ujar Dahniar selaku Kadinkes Rohil.
 
Saat ini, Rohil menyiapkan 3 unit RTK di tiga kecamatan yakni di Kecamatan Bagan Senembah, di Kecamatan Pasir Limau Kapas dan ketiga di Kecamatan Bangko. Dibangunnya RTK di beberapa daerah mengingat perhitungan jarak antara fasilitas pelayanan kesehatan yang cukup jauh dari pemukiman warga seperti di Pasir Limau Kapas dan 2 kecamatan lainnya tersebut.
 
“Kita harap masyarakat nanti membawa ibu yang akan melahirkan ke RTK terlebih dahulu, karena kalau rumah sakit tentu harus menunggu pula dulu, belum masalah biaya, sementara RTK gratis,” ujar Dahniar, Kadinkes Rohil.
 
 
RTK sendiri diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak memiliki Jaminan Kesehatan, sehingga RTK dengan segala macam fasilitas yang disediakan di dalamnya, mulai dari pemberian konsumsi, pemberian edukasi kesehatan dan pelayanan lainnya, dianggap layak dalam upaya mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan terhadap ibu dan bayi. Dalam RTK juga sudah ditempatkan para tenaga medis yang berpengalaman di bidangnya masing – masing. Sehingga bisa dikatakan nantinya masyarakat akan memperoleh pelayanan yang jauh lebih maksimal. 
 
“Kalau untuk tenaga medis sudah harus berpengalaman karena itu memang harus tenaga ahli, bukan posyandu yang bisa kadernya dari masyarakat,” sebutnya
 
Sementara itu, Kadinkes Dahniar menyebutkan bahwa faktor kepercayaan yang meliputi 4T dan 3T yang beredar di masyarakat merupakan salah satu penyebab masih terjadinya AKI dan AKB saat ini. 
 
Faktor 4T dan 3T ini sendiri yaitu, 4 T pertama
 
1. Terlalu Tua, ketika melahirkan sehingga sangat berisiko ketika terjadinya kehamilan pada seorang ibu dan janin.
2. Terlalu Muda, ketika menikah sehingga dengan usia yang masih terlalu muda dan belum matang secara biologis turut berperan dalam tingginya AKI dan AKB.
3. Terlalu anyak memiliki anak, merupakan salah satu pemicu dampak buruk terhadap kesehatan.
4. Terlalu Rapat atau Sering, dalam proses melahirkan jarak melahirkan bayi satu dengan bayi lainnya sudah diatur sedemikian rupa, bahkan BKKBN juga memberikan imbauan agar jarak melahirkan antar satu dengan lainnya minimal sekitar 5 tahun
 
Sementara itu 3T yang kedua yaitu.
 
1. Terlambat mengetahui tanda-tanda kehamilan 
2. Terlambat memutuskan untuk membawa fasilitas kesehatan.
3. Terlambat mendapatkan fasilitas kesehatan. 
 
“Inilah dengan adanya RTK kita mampu mencegah timbulnya dampak buruk tadi. Melalui konseling kesehatan dan lainnya. Di sana juga mereka akan dilayani secara gratis semuanya sebelum dibawa ke RS atau puskesmas terdekat, makan dan semua juga ditanggung termasuk keluarga yang menunggu. Tapi untuk keluarga hanya 1 orang kita bisa bantu, tidak banyak,” tandasnya. (adv)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Kali Ketiga Fasih Gelar Olimpiade Membaca Kitab se Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.