• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemprov Riau : Lawan Kampanye Hitam Sawit

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 Agustus 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Harga minyak sawit dan turunannya melemah. Akibat itu, maka kesejahteraan rakyat mengalami penurunan. Salah satu penyebab penurunan itu diindikasikan akibat kampanye hitam yang terus dilakukan beberapa pihak. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Riau menyeru, untuk bersama-sama melakukan perlawanan pada pihak yang melakukan kampanye negatif terhadap sawit.

Harga minyak sawit dunia memang terus mengalami penurunan. Kendati belum mengancam ekonomi rakyat, tetapi ternyata sudah berdampak terhadap performa ekonomi Provinsi Riau. Bumi Lancang Kuning benar-benar terpukul. Ini merupakan pukulan kedua sejak anjloknya harga Migas beberapa tahun lalu.

Di tengah kondisi itu, kampanye negatif terhadap sektor kelapa sawit terus dilakukan beberapa pihak. Itu terjadi di luar negeri dan di dalam negeri, yang dilakukan beberapa LSM asing atau LSM yang didanai asing. Akibatnya semakin memperburuk keadaan.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Riau Masperi menyatakan, bahwa ini merupakan persoalan besar. Sebab, katanya, warga Provinsi Riau sekarang ini, 46% bergerak di sektor sawit. Untuk itu jika dibiarkan, maka kesejahteraan mereka bakal terganggu, juga ekonomi Pemerintah Provinsi Riau.

“Hari ini, 46 persen masyarakat Riau bergerak di sawit. Riau terkenal atasnya minyak (sawit), bawahnya minyak (Migas). Tetapi adanya kampanye negatif di dalam dan luar negeri, membuat harga jual CPO melemah di pasar global. Dan ini berdampak pada turunnya harga TBS sawit,” katanya.

Ketergantungan Riau terhadap Migas dan sawit inilah yang kemudian membuat pendapatan daerah ‘menggelepar’. Banyak kabupaten dan kota mengalami defisit anggaran sehingga melakukan rasionalisasi.  “Ini berdampak terhadap menurunnya kesejahteraan masyarakat,” katanya, Kamis (20/07/2017).

Untuk itu Masperi meminta kepada Forum Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FoKSBI) wilayah Riau dan asosiasi lainnya, untuk membantu melawan kampanye negatif terhadap sawit. Selain juga meningkatkan daya saing kelapa sawit, lewat penghiliran agar ada nilai tambah.

Sektor kelapa sawit merupakan urat nadi perekonomian Provinsi Riau. Laju dan melemahnya sektor ini akan berdampak sangat signifikan terhadap perekonomian daerah. Untuk itu Pemprov Riau meminta seluruh pihak untuk bersama-sama melawan kampanye hitan sawit, agar harga CPO kembali naik, sehingga harga TBS pun juga ikut terdongkrak.

“Dengan pulihnya harga migas dan sawit, maka diharapkan kesejahteraan masyarakat Riau dapat meningkat kembali,” tambahnya

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Alfedri Antar 252 CJH Siak Sampai Batam

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.