• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kejati Riau Belum Terima SPDP Perkara Lahan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
21 Juli 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Hingga Kamis (20/7/2017), Kejaksaan Tinggi Riau belum menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) perkara PT Hutahaean yang diduga menggarap lahan di luar HGU.

Hak ini diungkapkan Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Uung Abdul Syakur, didampingi Asisten Tindak Pidana Umum, Zainur Arifin dan para asisten lainnya.

“SPDPnya belum ada kita terima. Kita cuma mengetahui kalau penyidik Polda menyidik perkara PT Hutahaean dari pemberitaan media,” ujarnya.

Dikatakannya, SPDP tersebut sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) harus sudah diterima oleh Kejaksaan paling lama tujuh hari setelah perkara ditingkatkan penyidikan.

Setelah SPDP diterima, berkas perkara harus sudah diterima oleh kejaksaan paling lama delapan bulan setelah SPDP diterima.

“Putusan MK ini harus kita patuhi bersama agar nantinya tidak ada perkara yang bebas di pengadilan. Selain itu juga agar ada kepastian hukum dalam penanganan suatu perkara,” ujarnya.

Karena itu menurutnya, apabila nantinya penyidik kepolisian ada yang menyerahkan SPDP setelah lewat dari tujuh hari maka SPDP tersebut akan dikembalikan untuk diperbaharui kembali. Demikian pula dengan berkas perkara apabila delapan bulan belum diterima, maka SPDP tersebut akan dikembalikan dan dicoret dari registrasi kejaksaan.

“Namun bukan berarti menghentikan perkara. Jika penyidik melimpahkan berkas lagi maka administrasinya akan diperbaharui lagi sesuai dengan putusan MK,” ujarnya.

Seperti diketahui, PT Hutahaean, salah satu perusahaan perkebunan di Riau, diduga menggarap lahan di luar Hak Guna Usaha (HGU) yang diberikan di Rokan Hulu.

Saat ini penyidik Ditreskrimsus Polda Riau telah meningkatkan status penanganan perkaranya dari penyelidikan ke penyidikan.

Hal ini diungkapkan Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Jhony Edison Isir, kepada wartawan, Selasa (4/7/2017).

Dikatakannya, peningkatan status perkata ini dilakukan setelah penyidik Subdit IV Tindak Pidana Tertentu melakukan gelar perkara.

“Dari gelar perkara yang dilakukan, ditemukan bukti yang kuat adanya dugaan tindak pidana,” ujarnya.

Dikatakannya, perusahaan ini disinyalir menggarap lahan seluas ratusan hektare tanpa izin di beberapa afdeling. (bpc17)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Meski Berusaha Bangkit, Harga CPO Masih Belum Pulih
Ekonomi

Meski Berusaha Bangkit, Harga CPO Masih Belum Pulih

...

Read moreDetails
Rekomendasi 4 HP Samsung Serie A Terbaik 2026 Performa Flagship dengan Harga Terjangkau

Rekomendasi 4 HP Samsung Serie A Terbaik 2026 Performa Flagship dengan Harga Terjangkau

Cuaca Riau dan Prakiraan Gelombang Laut Hari Ini, 2 November 2026

Cuaca Riau dan Prakiraan Gelombang Laut Hari Ini, 2 November 2026

Begini Cara Mengatasi Motor Overheat dan Ketahui Penyebabnya

Begini Cara Mengatasi Motor Overheat dan Ketahui Penyebabnya

5 Daerah di Riau Dilanda Karhutla, 7 Helikopter Dikerahkan. Karhutla Picu Krisis Ekologi, Ini Saran Solusi dari Ahli

Karhutla Picu Krisis Ekologi, Ini Saran Solusi dari Ahli

Honda Spacy 125, Skutik Dimensi Kompak dengan Konsumsi BBM Diklaim Irit

Honda Spacy 125, Skutik Dimensi Kompak dengan Konsumsi BBM Diklaim Irit Harganya Rp18 Jutaan

Next Post

Gubri Andi Rachman: RBF Pasti Dicopot

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.