• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kerabat Napi: Untuk Beribadah pun Harus Bayar

Tim Redaksi by Tim Redaksi
7 Mei 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), BANGKINANG – Tidak hanya keluarga tahanan saja yang mengatakan adanya pungli, tetapi para kawan kerabat tahanan di Rutan kelas IIB pekanbaru, Riau juga kesal dengan adanya pungli disana.

“Iya benar sekali, sewaktu saya membesuk teman saya dengan kasus Narkoba disana, T sebagai kerabat D mengatakan bahwa disana untuk makan harus bayar, tidur harus bayar, dan lebih parahnya lagi beribadah sholat ke musholla pun harus bayar. Jadi ini lapas untuk pembinaan atau bagaimana sih? Saya yang mendengarkan curhat teman saya saja menjadi geram dan kesal, oke kalau mereka orang kaya dan berduit, nah jika orang miskin? Mereka gak makan dong? Gak sholat? Bahkan juga tidur dilantai?”
 
E sebagai abangnya D juga menambahkan bahwa minggu kemaren saya ke lapas untuk pengurusan pindah kamar adik saya dan harus membayar 2 jt, karena adik saya menceritakan bahwa di dalam sel sangat sesak dan pengap. Kenapa tidak? Kapasitas rutan yang hanya menampung 1.870 orang dari daya tampung 361 tahanan. Dimana dalam satu sel diisi 10-15 orang, malah diisi 30 orang dalam satu sel. Untuk itu saya harus menunggu antrian seperti menunggu kamar hotel yang lagu kosong. Dan tak tanggung-tanggungnya lagi, adik saya juga menceritakan “bahwa untuk menelpon keluarga pun kami kami harus bayar sebesar Rp 200.000” memang pungli biadab. Ungkapnya
 
Sekarang apa boleh buat? Lebih dari 400 tahanan yang melarikan diri dan sudah kembali sekitar 270 orang. 
 
Berdasarkan dari keterangan tahanan, mereka juga sering diperlakukan tidak baik dan korban penganiayaan dari petugas dan kepala pengamanan terhadap beberapa teman tahanan saya. Ungkap D. (Bpc16)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Hotspot Riau Sampai Hari Ini Masih Nihil

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.