• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Perusahaan Kelapa di Inhil Terlalu Sedikit, Harga Tidak Kompetitif

Tim Redaksi by Tim Redaksi
23 April 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Jumlah perusahaan yang mengelola hasil panen petani kelapa di Kabupaten Inhil masih terlalu sedikit, sehingga membuat harga komoditi itu tidak kompetitif.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Riau, Muhammad Firdaus mengatakan, ada 5 perusahaan kelapa besar di Inhil yang menjadi ‘pemain utama’, dan juga berpengaruh terhadap penentuan harga.

“Enggak bisa kalau seperti itu terus, perusahaannya harus ditambah semakin banyak ‘pemainnya’ (perusahaa) harganya tentu senakin kompetitif,” katanya, Minggu (23/04/2017).

Saat ini, hanya dominasi beberapa perusahaan tersebut yang bergelut dalam bisnis perkelapaan di kabupaten itu, membuat harga kelapa menjadi tidak kompetitif.

Perusahaan cenderung menetapkan harga yang lebih rendah sehingga membuat petani memilih jual hasil panennya ke luar negeri.

Dalam hal ini Pemkab seharusnya mendorong adanua industri baru di sektor kepala, dan diharapkan bisa memberi pengaruh terhadap perbaikan harga.

Hingga saat ini, petani kelapa di kabupaten masih mengeluhkan jatuhnya harga kepala masyarakat pada momentum tertentu.

Kondisi itu pula yang banyak membuat petani malah berpikir untuk mengganti kebun kepala menjadi sawit, mengingat biaya perawatan kebun tak seimbang dengan hasil panen.(bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Jabat Danyonko 462 Paskhas, Ini PR Bagi Komandan Baru, Letkol Pas Arif

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.