• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Perangko abad 19 terjual Rp 113 miliar

Tim Redaksi by Tim Redaksi
18 Juni 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, Sebuah perangko peninggalan abad 19 yang sangat langka dari koloni Inggris di Amerika Selatan telah terjual £ 5.6m atau Rp 113 miliar di rumah lelang di New York, AS.

Hanya memakan waktu sekitar dua menit, perangko terbitan British Guinea senilai satu sen itu laku terjual kepada seorang penawar yang tidak diketahui identitasnya.

Sebelumnya, perangko ini telah dijual tiga kali dan selalu memecahkan rekor penjualan sebuah perangko.

Perangko berwarna merah ini berukuran 2,5cm dan 3,2cm, dan tidak pernah dipamerkan untuk umum sejak 1986.

Rumah lelang Sotheby di New York mengatakan, selain memecahkan rekor dunia untuk harga sebuah prangko, perangko ini juga memecahkan rekor paling mahal dari sisi berat dan ukuran.

“Setiap koleksi adalah benda paling penting, dan untuk perangko itu adalah perangko British Guinea,” tulis Sotheby dalam situsnya, seraya menambahkan bahwa perangko tersebut merupakan “paling terkenal” dan “paling berharga” di dunia.

Terlambat datang

Perangko itu dicetak di atas kertas merah, dengan gambar kapal dengan tiga tiang serta slogan negara koloni yang berbunyi, “Kami memberikan dan mengharap imbalan”.

Menurut sejarah, perangko ini dibuat atas permintaan otoritas kantor pos di negara koloni Inggris tersebut, karena pengiriman perangko “resmi” dari Inggris terlambat datang ke wilayah itu.

Saat itu, mereka mencetak tiga perangko, yaitu perangko merah dengan harga satu sen, serta empat sen dengan warna biru. Tetapi diyakini hanya perangko seharga satu sen yang masih ada.(BBC)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Musim Kemarau, Pedagang Minuman Panen Rejeki

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.