• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sttt, Suami dan Istri Itu Jangan Seperti Dua Keledai

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 Februari 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Kemampuan bersebadan antara suami dan istri tidak selamanya kuat dan stabil. Seiring dengan bertambahnya umur, tentu saja tenaga akan berkurang. Begitu pula kemampuan seksualnya.

 
Gairah itu bukan saja pada pria, wanita malah bisa lebih parah. Oleh pakar seksologi disebutnya impoten bagi pria, dan frigid untuk kaum wanita. Jika mengalami impoten atau frigid, maka semangat hidupnya terasa berkurang. Untuk itu, banyak orang mencari obat kuat, ramuan tradisional, jamu dan pijat syaraf. Tujuannya, yang loyo menjadi perkasa.
 
Memang, ketika usia belasan tahun, dorongan birahi begitu menggebu. Begitu melewati umur 20 tahun ke atas, maka birahi yang memuncak itu dapat terlampiaskan. Bahkan, bukan sekadar melampiaskan. Namun frekuensi bersebadan meningkat tajam, sehingga nyaris tiap hari tidak melewatkan senggama. Malahan, tidak mengenal waktu, dan tak terhitung berapa kali sehari semalam melakukan itu.
 
Namun, begitu usia mencapai 45 tahun ke atas, kemampuan itu menurun tajam. Meski tidak drastis, tapi sudah tidak stabil lagi. Apa lagi kalau sudah menapaki usia 50 tahun, yang tersisa hanya semangat. Untuk itu mereka mencari jalan keluar. Para pengusaha obat-obat kuat, faham betul masalah ini. Yang populer adalah Viagra.
 
Mengembalikan kemampuan bersebadan dengan cara mengkonsumsi obat-obat kuat, lemak dan makanan berkalori tinggi memang sah-sah saja. Tapi, jika berlebihan tidaklah baik menurut kacamata ajaran agama. Sebab, bisa merusak fisik dan jiwa.
 
Para alim menganjurkan hendaknya tidak terlalu memperbanyak frekuensi bersenggama. Jika sudah menjadi kesenangan, akan membahayakan dan akan membebalkan kecerdasan akal. Selain lupa pada yang memberi kenikmatan dan kepuasan senggama.
 
Imam Ghozali mengingatkan, yang terpenting dari aktivitas bersebadan adalah sama-sama memperoleh dan merasakan inzal (orgasme). Jika seorang suami mendatangi istrinya, lalu ia sendiri yang memperoleh inzal, maka akan membuat istri tersiksa dan merana. Karena itu, Nabi Muhammad SAW menganjurkan sebelum bersebadan, hendaknya bercumburayu terlebih dulu.
 
“Sangat tidak diperbolehkan seseorang mengumpuli istrinya sebagaimana binatang bersetubuh. Akan tetapi hendaklah ada perantara antara keduanya. Beliau lalu ditanya: “Apakah perantara itu?  Beliau lalu bersabda : “Ciuman dan rayuan.” (HR Dailami).
 
Tujuan orang menikah pendorong utamanya adalah agar bisa tersalurkan nafsu seksualnya, baik pria maupun wanita. Tapi bagaimana penyaluran nafsu seksual itu bisa terpenuhi sepuas-puasnya. Rasulullah menganjurkan, sangat penting melakukan cumbu rayu sebelum memulai senggama.
 
Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, ditegaskan: “Apabila salah seorang di antara kalian bersetubuh dengan istrinya, maka janganlah keduanya langsung telanjang (tanpa cumbu rayu) seperti perilaku dua keledai. Akan tetapi hendaknya mendahului dengan tutur kata yang lembut dan ciuman.”
 
Dari A’isyah ra, sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, menjelaskan, sebelum jima’ dengan para istrinya, Rasulullah SAW selalu mendahului dengan cumbu rayu. “Sesungguhnya, Rasulullah SAW mencium A’isyah dan mengecup bibirnya.”  (HR. Abu Dawud)
 
Cumbu rayu itu dimaksudkan untuk membangkitkan syahwat sang istri. Jika sama-sama syahwatnya kuat, maka pihak suami tidak memperoleh inzal sendiri. Sebab, wanita gairahnya lebih dalam dan lama, sehingga inzal‑nya harus dipacu. Dan akan merasakan kenikmatan kebahagiaan yang tiada tara apabila mencapai inzal bersama-sama. (jss)
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia
Travelling

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

...

Read moreDetails
5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Jumlah Investor Pasar Modal Riau Justru Melonjak di saat IHSG Anjlok, Apa yang Terjadi?

Jumlah Investor Pasar Modal Riau Justru Melonjak di saat IHSG Anjlok, Apa yang Terjadi?

Next Post

Seskab: Tak Ada Penyadapan SBY dan KH Ma'ruf Amin

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.