• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pengalaman Berbeda Saat Liburan Tanpa Hotel

Tim Redaksi by Tim Redaksi
15 Juni 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Bosan dengan gaya liburan itu–itu saja? Berkunjung ke tempat wisata, belanja, lalu tidur di hotel. Kenapa tidak coba gaya beda tapi tidak terlalu ekstrem juga. Salah satu cara gaya liburan atau perjalanan yang agak beda yaitu dengan menginap di rumah penduduk lokal.

Caranya? Sekarang zaman sudah internet. Jaringan pertemanan dan perkenalan antar sesama pelancong juga sudah lebih mudah. Adalah www.couchsrufing.org dan www.airbnb.com yang biasa dijadikan pencarian tempat tumpangan atau sewa tempat tinggal di kediaman penduduk lokal.

Couchsurfing

Couchsurfing ini adalah jaringan yang menghubungkan pelancong atau traveler seluruh dunia untuk saling berinteraksi.  Untuk bisa menumpang dan memberi tumpangan seorang pelancong atau traveler harus menjadi anggota terlebih dahulu. Yang memberi tumpangan biasa disebut host dan yang menumpang biasa disebut surf. Semuanya gratis termasuk untuk menjadi anggota. Kalaupun bayar keanggotaan sifatnya sukarela.

Sampai saat ini tercatat sekitar 7 juta anggota bergabung di Couchsurfing. Mereka tersebar di sekitar 100.000 kota diseluruh dunia. Padahal Couchsurfing baru mulai dibangun sejak 2004 lalu. Jaringan tumpangan ini dibangun pertama kali oleh 4 mahasiswa asal Islandia. Mereka adalah Casey Fenton, Daniel Hoffer, Sebastian Le Tuan and Leonardo Bassani da Silveira.  Mereka memulai sistem ini melalui jaringan email bukan website seperti sekarang.

Awalnya sistem tumpangan ini banyak diminati oleh kalangan backpacker atau liburan dengan bujet kecil. Agar menghemat biaya penginapan, banyak pelancong yang memilih menumpang di rumah penduduk yang gratis. Bahkan ada yang ekstrem misalnya tidur di terminal, stasiun, atau rumah ibadah.

Lama kelamaan menumpang di rumah penduduk lokal dipilih bukan hanya sebagai cara menghemat bujet liburan. Gaya ini justru menjadi cara liburan yang berbeda dari liburan biasa. Menumpang dirasakan memberi pengalaman unik yaitu berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal. Dengan menumpang saat liburan, pelancong akan lebih bisa memahami budaya dan kebiasaan sehari–hari masyarakat lokal.

Airbnb

Sama dengan Couchsurfing, keduanya sama–sama tinggal bersama masyarakat lokal pemilik tempat tinggal. Namun Airbnb harus bayar jadi hitungannya sewa.  Sistem bayarnya adalah online atau pembayaran internet melalui websitenya. Biasanya atau mudahnya dengan menggunakan kartu kredit.  

Bedanya lagi Airbnb dengan website penyedia pemesanan hotel lainnya adalah di sini kita banyak menemukan tempat tinggal atau penginapan yang berbeda dari jenis hotel pada umumnya. Misalnya vila, rumah tradisional khas lokal, kamar di apartemen atau apartemen, bahkan castle atau semacam bekas istana zaman dulu atau bangunan lama. Kalau beruntung bisa menemukan caravan atau mobil berjalan dan yacht atau perahu layar. Namun kebanyakan yang ditawarkan adalah adalah kamar di apartemen atau apartemen.

Airbnb mulai dibuka sejak 2008 di San Fransisco, California, Amerika Serikat. Pemiliknya adalah 3 anak muda asal Amerika Serikat yaitu Nathan Blecharczyk, Brian Chesky, dan Joe Gebbia. Mereka berangkat dari pemikiran ingin memberikan pengalaman liburan dan perjalan yang berbeda bagi para pelancong. Sampai akhirnya Airbnb berkembang dan meluas di 34.000 kota di 190 negara di seluruh dunia.

Bila ingin bergabung yang terpenting adalah siapkan mental untuk menemukan pengalaman baru dalam liburan. Bukan sebagai turis semata tetapi juga sebagai petualang dan tamu yang baik. (kompas.com)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

Laku 1.000 Potong, Pedagang Rela Mengekor Timnas U19

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.