• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Dulunya Pasar Induk Walau Tanpa Status

Tim Redaksi by Tim Redaksi
7 Januari 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU TEMPO DULU – Sejak malam hari, aktifitas bongkar muat para pedagang sudah terlihat di pinggir Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru. Lokasi itu tidak jauh dari pasar tradisional Cik Puan. Aktifitas  para pedagang ini dulunya hampir terjadi setiap malam.

Pasar tradisional itu dulu dikenal masyarakat dengan pasar rakyat. Setelah aktifitas transaksi jual beli berlangsung pada malam hingga subuh, pagi harinya para pedagang kembali membuka lapak sekitar pukul 05.00 pagi sampai siang.

Ketika pagi menjelang, masyarakat dari segala penjuru di Pekanbaru pasti pernah mampir dan berbelanja di pasar ini. Pasar rakyat itu menjual beragam kebutuhan rumah tangga, seperti sembako, barang pecah belah, pakaian, ikan, dan beragam jenis kebutuhan masyarakat lainnya.

“Nuansanya dulu sangat berbeda,” ujar Manan, warga Jalan Tuanku Tambusai, Pelanbaru. Kalau dulu, usai azan subuh, aktifitas di pasar sudah sangat ramai. Dulu hampir rata bangunan kios di kawasan pasar itu terbuat dari kayu dan papan. (Baca: Potret Buram Pasar Cik Puan yang Termakan Masa)

Dilokasi itu juga dijadikan sebagai terminal dalam kota. Terminal Mayang Terurai namanya. Hadirnya terminal ditempat ini, juga karena banyak masyarakat yang memilih Pasar Cik Puan sebagai tempat belanja. “Istilahnya, pasar induk walau tanpa status,” sambungnya.

Tahun 1980-an, selain Pasar Cik Puan, juga sudah ada pasar Dupa, Pasar Kodim dan Pasar Bawah. Namun Pasar Cik Puan tetap jadi primadona karena letaknya yang sangat strategis. “Dulu itu batas Jalan Tuanku Tambusai hanya sampai Jalan KH Ahmad Dahlan atau Jalan Pelajar,” kata Ujang, Warga Jalan Durian Pekanbaru.

Sebab itulah Pasar Cik Puan menjadi tempat pemberhentian, dan aktifitas masyarakat sangat banyak disekitar pasar tersebut. Angkutan umum seperti oplet, setiap jam mengangkut penumpang dan berhenti di Terminal Mayang Terurai. Apalagi masyarakat dari Kecamatan Tampan. Sebab dahulunya Pasar Selasa belum berdiri.

Selain itu, truk dan pickup yang mengangkut sayur dari daerah Sumatera Barat dan Sumatera Utama juga berlabuh di tempat ini. Aktifitas bongkar muat, terjadi tanpa henti.

Hilir mudik kendaraan silih berganti mengangkut penumpang yang ingin mencari kebutuhan rumah tangganya. “Lebih kurang seperti itulah suasana Pasar Cik Puan tempo dulu. Sangat ramai. Jika diingat dulu lebih seru rasanya, dibanding sekarang,” tambahnya.

Penulis: Aldilla Hamama Putri

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi
Regional

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

...

Read moreDetails
4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Zontes ZT368-G ETC, Maxi Scooter dengan Fitur Premium dan Performa Mesin Besar

Zontes ZT368-G ETC, Maxi Scooter dengan Fitur Premium dan Performa Mesin Besar

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar

TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

Next Post

Diabadikan Sebagai Nama Pasar, Cik Puan Adalah Pejuang Perempuan Asal Bintan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.