• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pengamat Beberkan Manfaat Asuransi Pertanian

Tim Redaksi by Tim Redaksi
10 Juni 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA  — Pengamat masalah pertanian Dr Gede Sedana menyatakan penerapan asuransi pertanian mampu mengatasi ketidakpastian proses produksi dalam usahatani.

 
“Asuransi pertanian suatu lembaga ekonomi yang berfungsi untuk mengelola risiko yang dihadapi petani, tujuannya untuk menstabilkan pendapatan petani dengan mengurangi kerugian akibat kehilangan hasil,” kata Dr Gede Sedana yang juga Dekan Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra Denpasar, Selasa (10/9).
 
Ia mengungkapkan penerapan asuransi pertanian sekaligus merangsang petani mengadopsi teknologi yang dapat meningkatkan produksi dan efisiensi penggunaan sumber daya dan mengurangi risiko yang dihadapi lembaga perkreditan pertanian.
 
Hal yang tidak kalah penting lainnya meningkatkan akses petani untuk memanfaatkan lembaga asuransi dalam mengurangi resiko yang timbul.
 
Gede Sedana mengingatkan, pengembangan asuransi pertanian di masa mendatang perlu memperhatikan tujuan dan perilaku petani dalam menghadapi risiko.
 
Oleh sebab itu beberapa prasyarat yang harus dipenuhi untuk bekerjanya sistem asuransi pertanian. Dalam praktek, pengembangan asuransi pertanian di Indonesia termasuk di Bali perlu memperhatikan beberapa hal yang berkaitan dengan biaya operasional asuransi pertanian.
 
Beberapa hal itu menyangkut pengambilan keputusan oleh sebagian besar petani dengan mempertimbangkan sektor ekonomi, sosial dan budaya setempat.
 
Gede Sedana menjelaskan, masalahnya sebagian besar usaha tani berskala kecil dan sering kali sebagai usaha sambilan serta lokasinya terpencar dengan pola tanam yang beragam.
 
Untuk itu pemerintah perlu menyiapkan rancangan untuk suatu kebijakan mengenai asuransi pertanian sebagai upaya meminimalkan kerugian sebagai akibat terjadinya gagal panen.
 
Rancangan itu antara lain peraturan daerah di tingkat pemkab, Pemkot maupun pemerintah provinsi Bali antara lain menyangkut komponen – komponen yang akan diasuransikan, lama masa berlaku dan teknis pembayaran premi asuransi.
 
Pihak-pihak yang membayar pada tahap awal, besarnya pertanggungan jika terjadi gagal panen dan kondisi gagal panen.
 
Pada tahap awal pemerintah dapat menanggung seluruh premi yang harus dibayar petani dan dilakukan pada beberapa wilayah tertentu, sekaligus sebagai wahana proses pembelajaran bagi petani.
 
“Upaya itu untuk memberikan perlindungan atau kompensasi terhadap risiko kerugian yang ditimbulkan oleh gagal panen akibat serangan hama, penyakit, ataupun bencana alam,” ujar Gede Sedana.(Aktual)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Persiapan Puasa, Bisnis Bunga Menggeliat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.