BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Isu ajakan tarik yang dalam jumlah besar kepada masyarakat diyakini akan mengganggu ke stabilan perekonomi Riau. Apa lagi provinsi tengah membanagun. Isu itu sengaja disebarkan oleh pihak tertentu terkait aksi unjuk rasa tabggal 25 nanti.
Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Riau, Ismet Inono mengatakan, beredarnya kabar rush money akan sangat merugikan masyarakat sendiri.
“Saya tidak tahu siapa yang menyebarkan isu ini, yang jelas isu seperti ini sangat merugikan buat kita, khususnya Riau yang saat ini tengah membangun,” katanya kepada bertuahpos.com, Selasa (22/11/2016).
Ismet mneyebutkan tidak ada alasan orang untuk melakukan penarikan uang tanpa keperluan. Masyarakat diminta untuk tidak ikut-ikutan mempercayai kabar burung itu karena akan sangat merugikan.
Selain itu, Isu rush money tidak hanya merugikan masyarakat dan individu, karena penarikan tanpa tujuan akan terekspose resiko sebab pemegang uang berkelibihan, bisa mengundang resiko lebih berbahaya.
Misalnya mengundang tindak kejahatan dari beberapa oknum yang memang sudah mengincar uang segar dalam bentuk fisik. Hal ini senantiasa akan membuat masyarakat dan individu mengalami kerugian dalam jumlah besar pula.
Penulis: Melba









