• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

`Racun Jessica` Menjamur di Kebun Warga Bengkalis

by
19 September 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Ternyata menemukan tanaman tuba atau ‘racun Jessica’ butuh kejelian. Sebab tanaman yang merambat ini sekilas mirip dengan semak belukar.
 
Pri, seorang warga Desa Parit Satu Api Api, Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis menemani kru bertuahpos.com mencari tanaman dengan bahasa ilmiah Derris elliptica itu. Kru diajak menyusuri perkebunan sawit milik warga.
 
Tidak berselang lama, rombongan sudah sampai tujuan. “Ini dia tuba,” kata Pri sambil menunjuk ke arah semak-semak.
 
Tuba yang dimaksud daunnya berwarna hijau, dengan ranting yang kecoklatan. Sekilas jika tidak tahu, tanaman ini hanya seperti semak belukar yang sering dijumpai. Hanya saja ketika diangkat batangnya, tampak akar yang tercerabut dari tanah.
 
Akar ini lah yang kemudian dijadikan untuk meracun ikan di sungai. “Yang penting itu bukan batang atau daun tetapi akar tuba. Karena akar tuba mengandung getah. Dari getah yang bisa buat racun ikan,” sebutnya.
 
Dijelaskan Pri, saat ini banyak warga membuka kebun membersihkan semua yang dianggap semak, termasuk tanaman tuba. “Banyak yang tidak tahu, biasanya pemilik kebun menebasnya. Makanya kalau tidak tahu, sulit ketemu tanaman tuba,” sebutnya.
 
Ketika ditanya kepada Pri, soal lokasi penjual tuba, katanya bisa dijumpai di kedai penjual racun tanaman. Namun ketika ditelusuri ke salah satu kedai yang dimaksud ternyata tutup.
 
Saat ditanya ke warga sekitar, yang enggan disebut namanya, dikatakan bahwa racun yang dimaksud sudah tidak dijual. “Pernah tanya ada jual potas (potasium sianida) atau tidak. Tetapi kata yang punya kedai sudah tidak menjual karena dilarang,“ sebutnya.
 
Penulis: Riki, Elly, Jhon, Ari, Melba

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Dr KH Idham Chalid Gantikan Imam Bonjol Diuang Rp5 Ribu

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.