• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pasca Kudeta, Turki Bangkitkan Kembali Hukuman Mati

by
19 Juli 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), ANKARA – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan jika rakyat menginginkan dan parlemen menyetujui, ia siap untuk menerapkan kembali hukuman mati.

Pernyataan itu disampaikan Erdogan di hadapan para pendukungnya yang berkumpul di luar kediamannya di Istanbul terkait kudeta yang terjadi pada Jumat 15 Juli lalu. Mereka menuntut dilakukannya hukuman mati bagi siapa saja yang terlibat dalam peristiwa itu

Dalam kesempatan yang sama Erdogan juga menegaskan, Turki adalah negara demokrasi yang dijalankan oleh aturan hukum. Namun menurutnya, ‘tuntutan rakyat tidak bisa dikesampingkan’.

“Apakah hari ini tidak ada hukuman mati di Amerika Serikat (AS)? Di Rusia? Di China? Di beberapa negara lain di dunia? Hanya negara-negara Uni Eropa yang tidak menerapkan hukuman mati,” ujar Presiden Erdogan seperti dikutip Liputan6, Selasa (19/7/2016).

Peringatan keras datang dari para pejabat Uni Eropa (UE) terkait isu ini. Mereka memperingatkan, berbagai upaya Turki untuk bergabung dengan UE akan berakhir sia-sia jika hukuman mati diterapkan kembali.

“Penerapan hukuman mati berarti penangguhan segera atas perundingan. Tidak ada negara yang dapat menjadi anggota UE jika memberlakukan hukuman itu dan Turki adalah bagian penting dari Dewan Eropa di mana terikat dengan Konvensi Eropa tentang HAM, yang posisinya sangat jelas terkait hukuman mati,” tegas Juru bicara pemerintah Jerman, Steffen Seibert.

Sejak kegagalan kudeta militer, Erdogan memang telah melakukan pengawasan ketat di setiap instansi pemerintahan demi pembersihan terhadap ‘virus’ pembangkangan. Hasilnya seperti dikutip Telegraph, 6.000 pasukan militer ditahan termasuk di antaranya ratusan jenderal dan para hakim yang diduga terlibat dalam aksi melawan rezim Erdogan itu.

Di luar jumlah itu, 29 pejabat setingkat gubernur juga dipecat dan total jumlah mereka yang ditahan diperkirakan mencapai lebih dari 8.000 orang. Negara-negara Barat yang menjadi sekutu Turki menyatakan keprihatinan dan mendesak Presiden Erdogan untuk merespons kudeta militer itu dengan cara yang terukur.

Turki diketahui telah menghapuskan hukuman mati pada 2002 lalu. Namun baru pada 2004, negara itu secara resmi menghapus hukuman mati sebagai bagian dari serangkaian reformasi HAM yang dilakukan demi memenuhi syarat menjadi anggota UE.

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Kredit Motor Macet Jadi Tren Usai Lebaran

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.