BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Dinas Perhubungan Provinsi Riau akan membentuk tim terpadu untuk melakukan pengamanan mudik lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah. Tim terpadu itu dibentuk atas dasar kerjasama antara Pemerintah Provinsi Riau dengan Ditlantas Kepolisian Daerah (Polda) Riau, beserta Jasa Raharja.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau Rahmad Rahim mengatakan, tim ini akan turun kelapangan untuk melakukan pantauan langsung melihat kondisi rawan disetiap jalur lintas di Provinsi Riau.
“Terutama titik-titik rawan kecelakaan, longsor, macet dan kami akan melakukan pengamanan dibeberapa jalan rigid,” katanya kepada bertuahpos.com, Jumat (17/06/2016).
Dia menambahkan, titik yang perlu menjadi fokus perhatian yakni dibeberapa jalan rigid yang kondisinya semberaut dan tidak rapi. Tempat-tempat ini dikhawatirkan akan menjadi tititk rawan sehingga mengancam keselamatan pengendara jalan saat melakukan mudik nantinya.
Tahap awal, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan sinkronisasi data titik rawan yang dimiliki Dinas Perhubungan Provinsi Riau dengan titik rawan yang dimiliki oleh Polda Riau “Barulah tim terpadu yang kita bentuk. akan mengecek setiap titik rawan. Dan pemetaan itu sekarang sudah dilakukan,” ujar Rahmad.
Hal lain yang akan dilakukan tim terpadu untuk menjaga keamana mudik, yakni akan melakukan penambahan pemasangan rambu-rambu lalu lintas dan spanduk imbauan keselamatan berkendara, disejumlah jalan lintas yang rusak.
Misalnya saja di jalan Simpang Japura Indragiri Hulu (Inhu). Ada beberapa ruas jalan yang dianggap rawan terjadinya kecelakan. Termasuk jalan yang dirigid, sebab masih terlihat besi-besi di jalan itu keluar dan mengganggu pengendara.
“Kan bahaya itu, kita minta juga agar kontraktor bisa mengatasi itu. Selebihnya kita akan pasang spanduk peringatan agar pengemudi di jalan lintas timur ini berhati-hati,” ulasnya.
Sementara itu, untuk bagian jalan yang rawan longsor seperti jalan lintas Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dengan Riau akan disiapkan alat berat untuk bekerja sewaktu-waktu jika terjadi longsor
“Alat berat kita stand by kan untuk antisipasi longsor, dan jalur alternatif Sumbar-Riau juga sudah kita siapkan yaitu jalur di Kiliran Jao dekat Teluk Kuantan,” tutupnya.
Penulis: Melba
Â









