• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

BUMD Milik Pemko Tidak Ada yang Berkontribusi Memberikan Deviden

by
17 Juni 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Ternyata Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) asli milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih belum memberikan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Padahal anggaran hingga miliaran rupiah sudah digelontorkan sebagai modal BUMD.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Pekanbaru, Alek Kurniawan. “BUMD yang memberikan andil sampai saat ini yang cukup signifikan Bumi Siak Pusako (BSP) dan Bank Riau Kepri (BRK). Selain itu belum ada deviden,” kata Alek.

BSP merupakan perusahaan daerah milik daerah sedangkan BRK saham mayoritas dimiliki Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Sedangkan BUMD punya Pemko Pekanbaru yaitu PD Pembangunan, BPR Pekanbaru, dan PDAM. “Mungkin memberikan deviden dalam bentuk bagi hasil cash money tidak. Tetapi memberikan pelayanan jasa iya. Seperti PD Pembangunan kelola Bus TMP yang tiketnya disubsidi, BPR menyalurkan kredit ke masyarakat, dan PDAM air bersih,” sebutnya, Jumat (17/06/2016).

Disampaikan Alek memang sejatinya BUMD milik daerah setidaknya mesti memberikan andil terhadap PAD. Apalagi deviden yang diterima Pemko dari BSP tahun 2016 ini hanya Rp 400 juta Padahal tahun sebelumnya bagi hasil yang diterima bisa mencapai lebih dari Rp 2 miliar.

“Kita mendorong di samping BUMD untuk memberikan pelayanan, juga mendorong memberikan keuntungan. Karena dapat kita gunakan untuk yang lain,” katanya.

Ketika ditanya apakah ada rencana untuk menambahkan modal ke BSP dan BRK, Alek sebut belum ada. “Prinsipnya penyertaan modal pentingkan dulu urusan penting. Kalau ada kelebihan anggaran baru tambah modal. Prinsipnya penyertaan modal seperti itu,” katanya.

Penulis: Riki

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Ikuti Kegiatan Luar Lembaga, 28 Remaja Bawa Pulang Bantuan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.