• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

“Maunya Pemerintah Itu Apa Sih?”

by
29 April 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC) – Manajer Advokasi dan Investigasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Apung Widadi menyoroti orientasi pemerintah dalam rancangan Undang-Undang Pengampunan Pajak atau ‘Tax Amnesty’.

Menurut Apung, pemerintah tidak memiliki orientasi yang jelas tentang apa yang menjadi tujuan disahkannya Undang-Undang yang saat ini masih dibahas di DPR tersebut.

Di satu sisi, pemerintah mengatakan bahwa uang itu untuk menutup defisit APBN.

“Asumsi Kemenkeu (total uang hasil Tax Amnesty) hanya Rp 60 triliun. Ya maksimal Rp 100 triliun dari total Tax Amnesty sendiri yang mencapai Rp 5.000 atau Rp 8.000 triliun,” ujar Apung di kantornya, Jumat (29/4/2016).

“Ya artinya, kalau cuma Rp 60 sampai Rp 100 triliun saja, itu tidak dapat menutupi defisit kita yang mencapai Rp 273 triliun,” lanjut dia.

Sementara, di sisi lain, pemerintah terus menggelorakan wacana bahwa uang hasil pengampunan pajak tersebut akan digunakan untuk pembiayaan tiga hal, yakni menggencarkan pembangunan infrastruktur, sektor properti serta proyek manufaktur.

“Makanya yang menjadi pertanyaan, maunya pemerintah itu apa sih?” ujar Apung.

Ketidakjelasan orientasi ini, lanjut Apung, juga berimbas pada limbungnya persepsi masyarakat kepada pemerintah.

Apakah pemerintah berpihak pada rakyat atau konglomerat.

Oleh sebab itu Fitra dengan tegas menolak RUU tersebut. (kompas)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Hukum Kriminal

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

...

Read moreDetails
Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Next Post

Pelajaran Penting dari Krisis Keuangan Global

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.