• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Plt Gubri: Personil Pemadam Kebakaran Belum Cukup

Tim Redaksi by Tim Redaksi
24 Maret 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengakui bahwa personil petugas pemadam kebakaran di Riau belum cukup. Padahal, dia juga membenarkan bahwa Riau adalah salah satu derah yang rawan terhadap kebakaran.

“Kalau dibilang cukup, tentu tidak cukup,” katanya, di kantor Gubernur Riau, Kamis (24/03/2016).

Menurut Andi Rachman, kurangnya personil pemadam kebakaran ini disebabkan jumlah penduduk Riau yang terus bertambah. Dengan demikian luasan lahan atau area juga semakin meluas.

Hal itu terjadi tidak lain karena pertumbuhan ekonomi yang membuat masyarakat banyak melirik Riau sebagai tempat untuk memperbaiki taraf hidup. Yang kemudian banyak merangsang peduduk datang ke Riau.

“Lahan-lahan perumahan juga semakin meluas jadinya. Termasuk bangunan-bangunan lainnya,” tambahnya.

Jumlah personil kebakaran di Riau juga diakui memang tidak sejalan dengan pertumbuhan itu. Dia meminta agar masalah kekukarangan personil juga harus jadi prioritas untuk ditingkatkan jumlahnya.

“Ini juga perlu dipetakan dan didata kembali kekuatan pasukan damkar, di tingkat kabupaten dan kota masing-masing,” sambungnya.

Setelah gerakan “perang” terhadap kebakaran itu di deklarasikan. Mengingat tanah air, khususnya Riau dianggap daerah rawan terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan gambut. “Kobaran api akan sulit dipadamkan juga sudah membesar,” katanya.

Efek buruk dari kebakaran diyakini akan menyebabkan kemunduran ekonomi dalam skala besar, selain menyebabkan korban jiwa. Kini, yang akan menjadi fokus dalam antisipasi tidak hanya memadamkan api digedung-gedung bertingkat dan rumah masyarakat, tapi mengatasi kobaran api dilahan dan hutan juga harus menjadi prioritas utama dan wajib untuk ditangani secara dini.

“Petugas pemadam kebakaran harus siap melayani panggilan masyarakat. pertolongan yang harus diberikan tidak hanya kepada manusia tapi juga habitat lainnya,” kata Andi Rachman.

Hal yang dikhawatirkan pemerintah Provinsi Riau saat ini tidak lain adalah musibah kebakaran hutan yang diyakini akan kembali menebar bencana asap di Riau. Namun demikian upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan tidak hanya mengerahkan TNI, tapi juga pihak Damkar.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulanga Bencana (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger menyebutkan bahwa saat ini Riau sedang menunggu kedatangan helikopter bantuan dari Bandan Nasional Penanggulangan Bancana (BNPB). Sebanyak 2 unit helikopter akan meluncur ke Provinsi Riau dari Palangkaraya. Dan dipastikan besok, helikopter tersebut sudah bisa dioperasionalkan.

Penulis: Melba

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

CNI Ginseng Coffe Dikenal Semua Kalangan dan Usia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.